atasi ketimpangan kompetensi industri hr academy kenalkan program hr double degree di forum muda surakarta 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Atasi Ketimpangan Kompetensi Industri, HR Academy Kenalkan Program HR Double Degree di Forum Muda Surakarta 2026

Atasi Ketimpangan Kompetensi Industri, HR Academy Kenalkan Program HR Double Degree di Forum Muda Surakarta 2026
images info

sumber: AIESEC in UNS


Apakah Kawan GNFI pernah merasakan ditolak kerja karena kompetensi diri tidak mencukupi kebutuhan industri? Jika pernah, mari simak cerita berikut untuk mengetahui bagaimana cara mengatasinya!

Para pemuda wajib tahu bahwa saat ini mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Semakin berkembangnya zaman, semakin banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar kerja.

Belum lagi, jumlah lapangan pekerjaan yang bisa dibilang masih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk di Indonesia. Maka dari itu, mereka berlomba-lomba untuk memperkuat kompetensi dirinya demi mendapatkan pekerjaan yang layak.

Melihat kondisi tersebut, generasi muda di Surakarta dituntut untuk lebih proaktif dalam meningkatkan kapasitas diri. Langkah nyata untuk membahas solusi atas tantangan ini baru saja diangkat oleh AIESEC in UNS dalam program Forum Muda Surakarta (FMS) yang berlangsung pada 6–7 Juni 2026.

Melalui tema "Derap Muda: Menaut Cita Untuk Surakarta Sejahtera", forum ini hadir sebagai ruang diskusi sekaligus solusi untuk mempersiapkan karier pemuda Surakarta di masa yang akan datang.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Nomor 4 mengenai Quality Education dan Nomor 8 tentang Decent Work & Economic Growth.

baca juga

Berkat adanya fokus tersebut, forum ini berkomitmen untuk mendorong terciptanya akses pendidikan keterampilan yang relevan bagi pemuda guna membuka peluang kerja yang lebih luas.

Dalam upaya menjembatani kesenjangan kompetensi tersebut, HR Academy turut hadir memberikan kontribusi penting. Sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan karier dan kesiapan kerja, HR Academy membagikan perspektif praktis mengenai bagaimana membangun keterampilan yang relevan (employability skills) agar para pemuda dapat lebih percaya diri dalam mengawali karier mereka.

Pandangan mendalam mengenai arah industri global disampaikan langsung oleh Sri Wulandari, EPC, S. IP, MBA, selaku CEO HR Academy. Berbekal pengalamannya yang luas sebagai mantan HR Director di berbagai perusahaan multinasional, seperti SC Johnson, AJE Group, dan Mattel Asia Pacific, ia menekankan pentingnya fleksibilitas dalam belajar bagi generasi muda.

"Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat, kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan diri menjadi salah satu kompetensi terpenting yang perlu dimiliki generasi muda," tutur Sri Wulandari.

Pernyataan tersebut menjadi poin inti dari keterlibatan HR Academy dalam FMS 2026. Kehadiran lembaga ini bertujuan memberikan pemahaman yang jelas mengenai standar kompetensi yang saat ini dicari oleh perusahaan, sekaligus memberikan panduan bagi pemuda untuk mempersiapkan rencana karier mereka.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, salah satu kendala utama yang sering dihadapi lulusan baru adalah ditemukannya ketimpangan antara pendidikan dengan kebutuhan industri. Itulah mengapa, HR Academy memperkenalkan program HR Double Degree sebagai solusi yang selaras dengan misi penyediaan pendidikan berkualitas dan penciptaan lapangan kerja layak bagi generasi muda.

Program ini menggabungkan kurikulum nasional dengan standar industri global, serta didukung oleh pendampingan langsung dari para praktisi berpengalaman.

Melalui kesempatan tersebut, peserta tidak hanya dibekali dengan pengetahuan saja, tetapi juga dilatih untuk memiliki pola pikir yang adaptif dan siap kerja. Program ini memang dirancang untuk membantu mereka meningkatkan daya saing di pasar kerja.

baca juga

Melalui partisipasi di FMS 2026, HR Academy berharap dapat mendorong kesadaran generasi muda bahwa pengembangan kompetensi adalah proses yang harus dimulai sejak dini.

Dengan persiapan dan keterampilan yang matang, pemuda Surakarta memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi tenaga kerja unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan industri.

Melalui partisipasi di FMS 2026, HR Academy berharap dapat mendorong kesadaran generasi muda bahwa pengembangan kompetensi adalah proses yang harus dimulai sejak dini.

Dengan persiapan dan keterampilan yang matang, pemuda Surakarta memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi tenaga kerja unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan industri.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.