usung dekarbonisasi infrastruktur dan transportasi space 2026 sukses jadi magnet generasi muda - News | Good News From Indonesia 2026

Usung Dekarbonisasi Infrastruktur dan Transportasi, SPACE+ 2026 jadi Magnet Generasi Muda

Usung Dekarbonisasi Infrastruktur dan Transportasi, SPACE+ 2026 jadi Magnet Generasi Muda
images info

Penerimaan hadiah oleh juara kategori LOGIS SPACE+ Competition 2026.


Student Planning Society (SPACE) Universitas Hasanuddin secara resmi menutup rangkaian kegiatan SPACE+ 2026 yang mengusung tema “Infrastructure and Transportation Decarbonization”.

Acara penutupan dan penganugerahan pemenang itu berlangsung di Lantai Dasar Gedung Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Sabtu (6/6), sekaligus menandai berakhirnya penyelenggaraan kompetisi nasional perdana yang digagas oleh SPACE sebagai wadah pengembangan kreativitas, inovasi, dan kapasitas generasi muda dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

SPACE+ 2026 hadir sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, pelajar SMA/sederajat, dan masyarakat umum untuk menuangkan gagasan serta karya kreatif yang berorientasi pada isu dekarbonisasi sektor infrastruktur dan transportasi.

Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap semakin pentingnya upaya pengurangan emisi karbon dalam pembangunan perkotaan dan sistem transportasi—yang saat ini menjadi salah satu fokus utama dalam agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global maupun nasional.

Pada penyelenggaraan perdananya, SPACE+ 2026 berhasil menarik partisipasi peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

baca juga

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang cukup tinggi pada setiap cabang kompetisi yang diselenggarakan.

Sebanyak 36 peserta mengikuti kompetisi LOGIS, sementara kompetisi Fotografi dan Onsite Fotografi diikuti oleh total 41 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, sekolah menengah, serta peserta umum.

Tingginya angka partisipasi tersebut menjadi indikator positif bahwa generasi muda Indonesia memiliki perhatian yang besar terhadap isu lingkungan, pembangunan berkelanjutan, dan masa depan sistem infrastruktur serta transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Selain menjadi ajang kompetisi, SPACE+ 2026 juga menjadi sarana edukasi yang mendorong peserta untuk memahami tantangan pembangunan masa depan sekaligus menawarkan solusi inovatif melalui pendekatan kreatif dan ilmiah.

Ketua Panitia SPACE+ 2026, Muh. Akbar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan SPACE+ 2026 merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari panitia, peserta, dewan juri, sponsor, media partner, hingga institusi yang memberikan dukungan selama proses pelaksanaan kegiatan.

baca juga

“Kami sangat senang dan bersyukur atas antusiasme yang ditunjukkan oleh seluruh peserta SPACE+ 2026. Mengingat ini merupakan tahun pertama pelaksanaannya, tingginya minat mahasiswa dan pelajar SMA dari berbagai daerah di Indonesia untuk berpartisipasi menjadi pencapaian yang sangat membanggakan bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa isu dekarbonisasi dan pembangunan berkelanjutan semakin mendapat perhatian dari generasi muda,” ujar Akbar.

Akbar juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para finalis kompetisi LOGIS yang telah menunjukkan komitmen tinggi dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga tahap akhir. Ia turut mengapresiasi kehadiran peserta dari luar daerah yang secara langsung menghadiri acara penutupan di Makassar.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, khususnya para finalis LOGIS yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan SPACE+ 2026. Apresiasi khusus juga kami sampaikan kepada tim dari Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang telah menempuh perjalanan jauh hingga ke Makassar untuk hadir secara langsung dalam penutupan kegiatan ini,” tambahnya.

Sebagai kompetisi nasional perdana yang diselenggarakan oleh SPACE Universitas Hasanuddin, SPACE+ 2026 tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan dan proses evaluasi.

baca juga

Namun demikian, hal tersebut menjadi modal penting bagi penyelenggara untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan pada penyelenggaraan berikutnya.

“Kami berharap SPACE+ dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar, menjangkau lebih banyak peserta, serta menghadirkan lebih banyak cabang kompetisi yang relevan dengan isu pembangunan berkelanjutan,” imbuh Akbar.

Keberhasilan penyelenggaraan SPACE+ 2026 menjadi tonggak awal bagi SPACE Universitas Hasanuddin dalam menghadirkan platform kompetisi dan kolaborasi yang mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif dari generasi muda Indonesia.

Melalui tema Infrastructure and Transportation Decarbonization, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi generasi muda terhadap upaya pengurangan emisi karbon di sektor infrastruktur dan transportasi.

SPACE Universitas Hasanuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, sponsor, media partner, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SPACE berharap SPACE+ dapat terus berkembang menjadi ajang nasional yang berperan dalam mendorong pengembangan ilmu perencanaan wilayah dan kota, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

BM
IJ
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.