Pisang kepok grecek asal Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, terus memperluas jangkauan pasar internasional. Komoditas pertanian unggulan ini telah diekspor ke berbagai negara dan menjadi salah satu produk hortikultura yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekspor pisang kepok grecek mulai berkembang sejak 2021 melalui Koperasi Taruna Bina Mandiri yang berada di Kecamatan Kaubun. Negara tujuan pengiriman mencakup Malaysia, Singapura, Iran, Pakistan, Amerika Serikat, Korea Selatan hingga Jepang. Sebagian produk diekspor dalam bentuk buah segar, sementara sebagian lainnya diolah menjadi produk makanan seperti keripik dan pisang rebus beku.
Tingginya minat pasar luar negeri didukung oleh karakteristik produk yang dinilai sesuai kebutuhan industri pengolahan pangan. Pisang kepok grecek memiliki ukuran relatif seragam, rasa manis, tekstur padat, serta daya simpan yang baik untuk kebutuhan distribusi dan pengolahan lebih lanjut.
Selain pasar ekspor, pisang kepok grecek juga dipasarkan ke sejumlah kota di Kalimantan Timur seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Sangatta. Kondisi ini menunjukkan bahwa permintaan domestik dan internasional berkembang secara bersamaan.
Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan berbagai lembaga terkait terus mendorong penguatan rantai pasok serta kapasitas produksi agar komoditas ini mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Pisang kepok grecek kini dipandang sebagai salah satu komoditas pertanian strategis yang berpotensi memperkuat ekspor nonmigas Kalimantan Timur.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


