cerdas di era digital siswa sdn 2 gedog belajar bijak gunakan gadget bersama dinas p3ap2kb - News | Good News From Indonesia 2026

Cerdas di Era Digital, Siswa SDN 2 Gedog Belajar Bijak Gunakan Gadget bersama Dinas P3AP2KB

Cerdas di Era Digital, Siswa SDN 2 Gedog Belajar Bijak Gunakan Gadget bersama Dinas P3AP2KB
images info

Sosialisasi Dampak Penggunaan Gadget dokumentasi pribadi


Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Universitas Negeri Malang (UM) 2026 yang bertugas di SDN 2 Gedog, Kota Blitar, menyelenggarakan sosialisasi bertema "Bijak Menggunakan Gadget" untuk seluruh siswanya.

Aktivitas ini mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah, termasuk dalam proses pengurusan surat. Untuk memperkuat materi yang disampaikan, penyelenggara menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar.

Kegiatan berlangsung pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di selasar Masjid Al Wahyu, dan berdurasi kurang lebih satu jam. Mahasiswa menaruh perhatian pada meningkatnya penggunaan gadget di kalangan muda, yang mana belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang bijak dan bertanggung jawab.

Di era digital seperti sekarang, anak-anak usia sekolah dasar sudah sangat akrab dengan berbagai perangkat teknologi.

baca juga

Tanpa pendampingan yang tepat, kebiasaan ini berpotensi mengganggu tumbuh kembang mereka, baik secara fisik maupun sosial. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa agar dapat memanfaatkan gadget secara positif, aman, dan sesuai usianya. Selain itu, juga selaras dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin Pendidikan Berkualitas (SDG 4) dan Kesehatan serta Kesejahteraan yang Baik (SDG 3).

Acara dibuka oleh perwakilan pihak sekolah, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SDN 2 Gedog, Dwi Ana Ariani, M.Pd.

Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa gadget dapat memberikan manfaat besar jika digunakan dengan benar. Namun, juga berpotensi berdampak negatif apabila disalahgunakan, sehingga pemahaman sejak dini dinilai sangat penting bagi para siswa.

Acara inti kemudian diisi oleh narasumber dari DP3AP2KB Kota Blitar, Anita, yang membawakan materi berjudul "7 Alasan Anak Harus Main di Luar, Bukan Main Gadget!"

Seluruh materi disampaikan secara interaktif dengan contoh-contoh yang dekat dengan keseharian siswa, sehingga mudah dipahami oleh semua tingkatan kelas.

Selama sesi berlangsung, para siswa terlihat antusias, aktif menjawab pertanyaan dan berbagi cerita tentang kebiasaan mereka sehari-hari dalam menggunakan gadget.

Narasumber juga menyampaikan beberapa panduan sederhana yang bisa langsung diterapkan di rumah, mulai dari menghindari konten yang tidak sesuai usia hingga lebih memilih bermain dan belajar bersama.

Narasumber kemudian membuka sesi tanya jawab, dan para siswa tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Tercatat tiga siswa mengajukan pertanyaan.

Yang menarik perhatian, salah satunya adalah siswa kelas 1 yang bertanya berapa lama seharusnya anak bermain gadget dalam sehari.

baca juga

Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa isu penggunaan gadget bukan hanya dirasakan oleh orang tua dan guru, tetapi juga mulai disadari oleh siswa sendiri.

Kegiatan ditutup dengan rangkuman materi dari narasumber, disertai pesan agar ilmu yang didapat hari itu benar-benar dibawa pulang dan dipraktikkan.

Para siswa mengaku kegiatan ini seru sekaligus membuka mata mereka tentang kebiasaan bermain gadget yang selama ini mungkin berlebihan.

Pihak sekolah pun memberikan respons positif karena tema yang diangkat memang dekat dengan keseharian anak-anak saat ini. Ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap tumbuh kembang anak di era digital tidak harus datang dari satu pihak saja, mahasiswa, sekolah, dan dinas bisa bergerak bersama.

Harapannya, semangat kolaborasi seperti ini terus berlanjut, karena anak-anak seperti siswa SDN 2 Gedog masih butuh banyak ruang untuk belajar dan bertanya. Hal itu dapat membentuk karakter dan perilaku yang positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

 

 

 

Penulis : Vika Fahrotun Nabika

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

NL
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.