pulau kodingareng keke spot snorkeling unggulan dekat pusat kota makassar - News | Good News From Indonesia 2026

Pulau Kodingareng Keke, Spot Snorkeling Unggulan Dekat Pusat Kota Makassar

Pulau Kodingareng Keke, Spot Snorkeling Unggulan Dekat Pusat Kota Makassar
images info

Dok. Sami (Google Maps)


Di antara gugusan Kepulauan Spermonde yang tersebar di perairan Selat Makassar, ada satu pulau kecil seluas setengah hektar yang tidak dihuni siapa pun namun selalu ramai di akhir pekan.

Pulau Kodingareng Keke, yang juga dikenal dengan nama Pulau Sapola, terletak sekitar 13 kilometer dari Dermaga Kayu Bangkoa di Kota Makassar. Pulau berbentuk memanjang ini masuk wilayah administratif Kecamatan Kepulauan Sangkarrang dan menjadi salah satu tujuan snorkeling paling favorit warga Makassar untuk perjalanan singkat satu hari.

Daya tarik utamanya sederhana tetapi kuat, yaitu kondisi terumbu karangnya masih sangat terjaga, hampir mengelilingi seluruh sisi pulau dari kedalaman 1 hingga 10 meter, dengan kejernihan air yang memungkinkan pengunjung melihat biota laut bahkan dari permukaan.

Tidak ada hotel, tidak ada warung permanen, dan tidak ada penduduk. Yang ada hanyalah pasir putih, pohon pinus, beberapa gazebo, dan lautan jernih yang siap dijelajahi.

Dari atas perahu dalam perjalanan menuju pulau, Kawan GNFI sudah bisa melihat deretan pulau sekitar seperti Samalona, Kodingareng Lompo, dan Barrang Lompo yang tersebar di perairan biru. Perjalanan itu sendiri sudah layak dinikmati.

 

Sekilas Mengenai Pulau Kodingareng Keke

Pulau Kodingareng Keke adalah bagian dari gugusan Kepulauan Spermonde, kawasan kepulauan yang membentang di perairan barat Sulawesi Selatan dan dikenal sebagai salah satu kawasan bahari dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Indonesia.

Berbeda dengan Pulau Kodingareng Lompo yang berpenghuni dan lebih besar, Kodingareng Keke tetap tak berpenghuni dan tidak dikembangkan secara komersial, sehingga menjadi salah satu pilihan terakhir untuk merasakan pengalaman pulau yang masih alami di dekat pusat kota Makassar.

Dua sisi pulau ini memiliki karakter yang berbeda. Sisi selatan didominasi pasir putih bercampur pecahan karang berbentuk kerikil dengan ukuran beragam, memberikan tekstur yang unik di bawah kaki. Sisi utara menawarkan pasir putih yang lebih halus dan lembut, sehingga menjadi spot favorit pengunjung untuk bersantai setelah berenang atau snorkeling.

 

Daya Tarik Utama Pulau Kodingareng Keke

Spot snorkeling adalah alasan utama orang datang ke sini.

Terumbu karang di ujung pulau dan di sisi sekitarnya masih dalam kondisi sangat baik, sehingga menjadi habitat beragam ikan tropis berwarna-warni dan biota laut lainnya. Kedalaman snorkeling hanya sekitar dua hingga tiga meter di area dekat pantai, cukup dangkal sehingga pemula pun bisa menikmatinya.

Di akhir pekan, berbagai aktivitas berlangsung bersamaan, seperti snorkeling, diving, jetski, hingga memancing, masing-masing di titik yang berbeda sehingga tidak saling mengganggu.

Ombak di pagi hari cenderung tenang, sehingga menjadikannya waktu terbaik untuk snorkeling. Semakin siang, angin sering bertambah kencang dan ombak mulai bergerak lebih aktif. Untuk aktivitas menyelam, kondisi terumbu karang yang mengelilingi hampir seluruh pulau memberikan pilihan jalur yang cukup bervariasi.

Selain aktivitas air, berjalan mengelilingi pulau sambil melihat deretan pulau lain di kejauhan juga punya nilai tersendiri. Dari Kodingareng Keke, pemandangan ke arah barat terbuka langsung ke Selat Makassar yang luas, sedangkan ke arah timur deretan gedung Kota Makassar terlihat samar-samar di cakrawala.

 

Akses Menuju Pulau Kodingareng Keke

Pulau Kodingareng Keke bisa diakses dari tiga titik dermaga di Kota Makassar, yaitu Dermaga Kayu Bangkoa di Jalan Pasar Ikan, Dermaga Popsa yang terletak di seberang Benteng Rotterdam, dan Pelabuhan Paotere. Dermaga Kayu Bangkoa adalah yang paling umum digunakan.

Waktu penyeberangan menggunakan perahu motor sekitar 40 hingga 60 menit tergantung jenis kapal dan kondisi cuaca. Tarif sewa perahu berkisar Rp500.000 hingga Rp600.000 untuk kapasitas maksimal 9 hingga 10 orang, atau Rp700.000 hingga Rp1.000.000 untuk kapal bermuatan lebih besar hingga 30 orang. Biaya ini biasanya sudah mencakup perjalanan pulang-pergi.

Alternatif yang lebih hemat adalah bergabung dengan paket open trip yang ditawarkan berbagai operator wisata di Makassar. Dengan paket ini, biaya perjalanan dibagi bersama rombongan lain dan sudah termasuk kapal, pemandu, serta terkadang makan siang.

Beberapa operator juga menawarkan paket island hopping yang menggabungkan Kodingareng Keke dengan Pulau Samalona atau Pulau Kodingareng Lompo dalam satu hari perjalanan.

 

Jam Operasional dan Harga Tiket

Pulau Kodingareng Keke terbuka setiap hari selama 24 jam. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari agar bisa menikmati ombak tenang untuk snorkeling. Jika berencana ke sini di akhir pekan, berangkatlah lebih awal dari dermaga karena semakin siang kapal semakin penuh dan harus antre.

Tiket masuk ke pulau dikenakan sekitar Rp30.000 hingga Rp50.000 per orang. Sewa alat snorkeling tersedia di lokasi dengan tarif sekitar Rp50.000 per set. Fasilitas yang ada di pulau masih terbatas, seperti beberapa gazebo, kamar mandi bilas, dan hammock yang bisa disewa.

Tidak ada warung permanen di pulau, sehingga Kawan perlu membawa bekal makanan dan minuman sendiri, atau membelinya dari pedagang yang terkadang datang dengan kapal dari pulau terdekat. Bawa juga uang tunai yang cukup karena tidak ada fasilitas ATM di kawasan ini.

 

Ayo Berkunjung ke Pulau Kodingareng Keke!

Pulau Kodingareng Keke adalah pilihan tepat bagi Kawan GNFI yang ingin island getaway dari Makassar tanpa harus mengeluarkan banyak biaya atau waktu.

Datanglah di hari kerja jika bisa, karena suasananya jauh lebih tenang dibanding akhir pekan. Bawa bekal, siapkan peralatan snorkeling, dan pastikan kondisi cuaca cerah sebelum berangkat karena ombak di musim hujan bisa cukup tidak bersahabat untuk perjalanan laut. Selamat menjelajah!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.