malino highlands pesona kebun teh dan air terjun di ketinggian dataran gowa - News | Good News From Indonesia 2026

Malino Highlands, Pesona Kebun Teh dan Air Terjun di Ketinggian Gowa

Malino Highlands, Pesona Kebun Teh dan Air Terjun di Ketinggian Gowa
images info

Dok. smartcity.gowakab.org


Sekitar 80 kilometer dari pusat Kota Makassar, di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, terdapat kawasan wisata yang suasananya berbeda jauh dari kota tersebut.

Malino Highlands berada di ketinggian 1.200 mdpl, dikelilingi hamparan perkebunan teh, hutan pinus, dan gunung-gunung yang sebagian warganya masih menganggap sakral. Suhu di kawasan ini berkisar antara 10 hingga 26 derajat Celsius, dan kabut sering turun sore hari sehingga jarak pandang bisa turun drastis hingga 100 meter.

Perjalanan menuju Malino Highlands memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam dari Makassar, tetapi tidak terasa membosankan. Sepanjang jalan, Kawan melewati hamparan sawah, Bendungan Bili-Bili, aliran Sungai Jeneberang, dan gunung-gunung yang muncul bergantian di kanan kiri jalan. Itu semua sebelum tiba di kawasan utama yang luasnya mencapai 200 hektar.

 

Sekilas Mengenai Malino Highlands

Kawasan ini berdiri di atas lahan yang dulunya adalah perkebunan teh seluas 900 hektar yang mampu menyuplai teh ke seluruh Sulawesi. Meski areanya kini menyempit, teh Malino tetap menjadi salah satu komoditi unggulan Indonesia.

Yang menjadikan Malino Highlands berbeda dari banyak wisata pegunungan lainnya di Sulawesi Selatan adalah lengkapnya apa yang ditawarkan dalam satu kawasan.

Ada kebun teh yang bisa dinikmati sambil minum teh di kafe, ada dua air terjun yang bisa dicapai dengan berjalan kaki, ada hutan pinus, taman bunga, mini zoo, hingga berbagai aktivitas yang cukup menguras adrenalin. Semua dalam satu tempat.

 

Daya Tarik Utama Malino Highlands

Malino Highlands menarik karena tidak hanya menawarkan satu jenis pengalaman, dan hampir semua bisa dilakukan dalam satu kunjungan.

Perkebunan teh adalah daya tarik yang paling kuat. Hamparan hijau yang membentang luas di lereng pegunungan sudah cukup menjadi alasan untuk datang ke sini. Di kawasan ini terdapat Green Pekoe Café yang menyajikan berbagai varian teh asli dari perkebunan Malino, ditemani makanan ringan maupun berat, serta oleh-oleh teh khas yang bisa dibawa pulang.

Tidak jauh dari perkebunan teh, ada dua air terjun yang bisa dicapai dengan berjalan kaki. Air Terjun Takapala berjarak sekitar 600 meter dari puncak perkebunan, sedangkan Air Terjun Ketemu Jodoh sekitar 800 meter. Kedua jalur menyusuri jalan menurun yang dikelilingi pemandangan hijau, dan suara air yang sudah terdengar sebelum lokasinya kelihatan.

Taman Bunga Malino menjadi satu lagi yang ada di kawasan ini. Bukan sekadar taman hias biasa, lokasi ini juga berfungsi sebagai sentra penelitian tanaman bunga yang diproduksi untuk komoditi ekspor. Hutan pinus yang mengitari kawasan ini menambah nuansa sejuk dan rindang yang membuat sore hari di sini terasa lebih tenang dari biasanya.

Bagi Kawan yang ingin lebih dari sekadar duduk menikmati pemandangan, ada paralayang, berkuda, bungee jumping, trampolines, cross country running, bersepeda, jalur trekking, outbond, hingga teropong untuk mengamati benda-benda langit. Mini zoo dengan berbagai koleksi satwa juga tersedia dan cocok untuk yang datang bersama anak-anak.

Kalau Kawan berencana menginap, tersedia berbagai pilihan akomodasi di kawasan ini. Menginap di sini berarti bisa menikmati matahari terbit di antara kabut pegunungan keesokan paginya, sesuatu yang cukup sulit dilupakan.

 

Akses Menuju Malino Highlands

Dari Kota Makassar, perjalanan menuju Malino Highlands bisa ditempuh melalui jalur Jalan Hertasning atau Jalan Sultan Alauddin menuju Jalan Poros Malino ke arah Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Jarak tempuhnya sekitar 80 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar dua hingga tiga jam tergantung kondisi lalu lintas dan cuaca.

Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa masuk ke kawasan ini. Kawan perlu berhati-hati saat sore dan malam hari karena kabut bisa turun dengan cepat dan mengurangi jarak pandang secara signifikan. Kawasan Malino Highlands berlokasi di Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

 

Jam Operasional dan Harga Tiket

Tiket masuk kawasan Malino Highlands adalah Rp50.000 per orang. Untuk menginap, harga kamar mulai dari sekitar Rp1,75 juta per malam hingga Rp10 juta per malam tergantung tipe akomodasi.

Berbagai aktivitas seperti paralayang, berkuda, bungee jumping, dan lainnya kemungkinan dikenakan biaya tambahan yang perlu dikonfirmasi langsung ke pengelola. Kafe di dalam kawasan juga menyajikan berbagai pilihan makanan dan minuman, termasuk teh khas Malino yang bisa sekaligus dibeli sebagai oleh-oleh.

 

Ayo Berkunjung ke Malino Highlands!

Malino Highlands cocok untuk Kawan GNFI yang ingin perjalanan yang lebih dari sekadar mampir sebentar. Rencanakan setidaknya satu malam agar bisa menikmati suasana malam berkabut dan matahari terbit di pagi harinya.

Bawa jaket tebal karena suhu bisa turun cukup drastis setelah matahari tenggelam, dan datang di musim kemarau untuk mendapatkan pemandangan terbaik dari kawasan perkebunan tehnya.

Jadi, kapan Kawan mau berkunjung ke Malino Highlands?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.