Air Terjun Bajuin punya cerita yang tidak biasa untuk sebuah destinasi wisata alam: sempat berjaya selama belasan tahun, kemudian redup selama lebih dari dua dekade, lalu bangkit kembali dengan wajah baru.
Terletak di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, kawasan wisata ini berada di lereng Gunung Meratus dan sudah masuk dalam kawasan Geopark Meratus. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Pelaihari, ibu kota Kabupaten Tanah Laut.
Air Terjun Bajuin pertama kali populer pada periode 1980 hingga 1995 sebagai salah satu destinasi andalan Kabupaten Tanah Laut, dengan daya tarik utama berupa pesona alam yang masih natural, udara pegunungan yang sejuk, dan kejernihan airnya.
Seiring waktu, fasilitas yang tidak terawat dan berbagai faktor lain membuat kawasan ini kehilangan daya tariknya, hingga akhirnya meredup di mata wisatawan.
Babak kedua dimulai pada 2019, ketika Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut memulai kembali penataan kawasan ini secara serius. Pada 1 Juli 2020 Air Terjun Bajuin resmi dibuka kembali, dan dalam dua minggu pertama berhasil mencatat 2.000 kunjungan wisata. Kawasan ini kemudian berganti nama menjadi Bajuin Park.
Bagi Kawan GNFI yang sedang merencanakan perjalanan ke Kalimantan Selatan, ini adalah salah satu destinasi alam yang layak dipertimbangkan, terutama bagi yang menyukai trekking ringan di lingkungan pegunungan.
Sekilas Mengenai Air Terjun Bajuin
Air Terjun Bajuin berada di kaki Gunung Buluh yang merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Meratus, ekosistem hutan tropis yang membentang di Kalimantan Selatan.
awasan ini masuk dalam Geopark Meratus, sebuah kawasan geopark nasional yang kini tengah diusulkan menjadi UNESCO Global Geopark, sehingga nilai konservasi dan geologisnya tidak bisa dianggap remeh.
Di kawasan Air Terjun Bajuin ditemukan berbagai jenis flora endemik termasuk anggrek hutan dan bunga bangkai, serta beragam jenis burung yang menjadikan kawasan ini layak sebagai destinasi wisata alam yang juga edukatif.
Dari sisi fauna, penelitian di kawasan ini mencatat keberadaan 10 jenis amfibi dari 4 famili dan berbagai reptilia termasuk kura-kura biuku, labi-labi, dan bunglon yang merupakan spesies khas hutan Kalimantan.
Pengelolaan kawasan kini melibatkan masyarakat lokal secara aktif, termasuk melalui layanan ojek wisata bernama "Juin Jek" yang menjadi salah satu penanda unik destinasi ini di antara wisata air terjun di Kalimantan Selatan.
Daya Tarik Utama Air Terjun Bajuin
Air Terjun Bajuin memiliki empat tingkatan dengan ketinggian dan karakter yang berbeda-beda. Tingkatan pertama setinggi 25 meter berada paling dekat dari area parkir, sekitar 750 meter, dan paling mudah diakses oleh semua kalangan termasuk keluarga dengan anak-anak.
Tingkatan kedua setinggi 17 meter berjarak 1,2 km, tingkatan ketiga yang merupakan yang tertinggi dengan 37 meter berada di jarak 1,8 km, dan tingkatan keempat setinggi 18 meter.
Hanya tingkatan pertama yang sepenuhnya dikelola oleh Dinas Pariwisata dan dapat diakses secara bebas oleh wisatawan umum, karena tingkatan lainnya berada di dalam kawasan hutan lindung. Namun sebuah jembatan gantung tersedia sebagai fasilitas penyeberangan dari air terjun pertama menuju air terjun kedua.
Di tebing dekat air terjun pertama, terdapat bongkahan batu besar yang sudah ada sejak lama dan menjadi spot foto ikonik kawasan ini. Batu ini sudah dilengkapi pagar pembatas demi keamanan pengunjung.
Di sepanjang jalur menuju air terjun, Kawan akan menemukan pagar warna-warni, papan informasi, dan kutipan naratif yang membuat perjalanan trekking terasa lebih hidup.
Selain air terjun, Bajuin Park juga menyediakan wahana outbound, jalur climbing dan hiking di kawasan yang lebih dalam, serta kolam alami di bawah masing-masing tingkatan air terjun yang bisa digunakan untuk berenang atau sekadar berendam kaki.
Akses Menuju Air Terjun Bajuin
Air Terjun Bajuin berjarak sekitar 75 km dari pusat kota Banjarmasin dengan waktu tempuh sekitar 2 hingga 2,5 jam, atau sekitar 10 km dari pusat kota Pelaihari yang bisa ditempuh dalam 20 hingga 30 menit berkendara. Jalan menuju lokasi sudah beraspal baik, meski beberapa kilometer terakhir agak menyempit sehingga perlu kehati-hatian ekstra.
Dari Banjarmasin, rute yang paling umum digunakan adalah melalui Jalan Ahmad Yani menuju Banjarbaru, dilanjutkan ke arah Pelaihari.
etelah melewati Bundaran Angsa di Pelaihari, ambil arah kiri hingga Simpang Tiga, kemudian lurus menuju Desa Sungai Bakar. Pada dua persimpangan terakhir, ambil arah kiri. Dari Banjarbaru, jarak ke lokasi sekitar 59 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 15 menit.
Setelah tiba di area parkir, terdapat dua pilihan untuk mencapai air terjun utama. Pertama, berjalan kaki menaiki anak tangga sepanjang sekitar 600 meter hingga 1 kilometer.
Kedua, menggunakan jasa ojek lokal bernama "Juin Jek" dengan tarif Rp10.000 per orang, yang akan mengantarkan lebih cepat melalui jalur khusus kendaraan. Di sepanjang jalur, tersedia gazebo untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Jam Operasional dan Harga Tiket
Air Terjun Bajuin buka setiap hari dengan jam kunjungan ideal pukul 07.00 hingga 17.00 WITA. Waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau antara April hingga Oktober ketika debit air stabil dan jalur trekking tidak terlalu licin. Datang pagi hari memberikan suasana yang lebih tenang, udara segar, dan pencahayaan yang baik untuk fotografi.
Tiket masuk dikenakan Rp10.000 per orang, dengan biaya ojek Juin Jek Rp15.000 jika tidak ingin trekking. Biaya parkir kendaraan Rp2.000. Fasilitas yang tersedia di kawasan ini meliputi toilet umum, musala, gazebo, area outbound, dan warung makanan di sekitar area parkir.
Ayo Berkunjung ke Air Terjun Bajuin!
Air Terjun Bajuin adalah pilihan yang tepat untuk Kawan GNFI yang ingin menikmati wisata alam pegunungan Kalimantan tanpa harus masuk jauh ke hutan.
Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak licin, datanglah di musim kemarau untuk kondisi terbaik, dan pertimbangkan naik Juin Jek jika ingin hemat tenaga. Jangan lupa eksplorasi jalur menuju tingkatan kedua melewati jembatan gantung.
Jadi, kapan Kawan mau berkunjung ke Air Terjun Bajuin?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


