perayaan hari buruh di indonesia pada 1952 berlangsung meriah di berbagai daerah - News | Good News From Indonesia 2026

Perayaan Hari Buruh di Indonesia pada 1952, Berlangsung Meriah di Berbagai Daerah

Perayaan Hari Buruh di Indonesia pada 1952, Berlangsung Meriah di Berbagai Daerah
images info

Perayaan Hari Buruh di Indonesia pada 1952, Berlangsung Meriah di Berbagai Daerah


Hari Buruh merupakan peringatan yang selalu dirayakan pada 1 Mei setiap tahunnya. Peringatan yang juga dikenal dengan istilah May Day ini juga menjadi salah satu momentum penting yang dirayakan di Indonesia, khususnya bagi para buruh dan bekerja.

Bahkan peringatan Hari Buruh menjadi salah satu hari libur nasional yang ada di Indonesia. Penetapan ini sendiri pertama kali terjadi pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono lewat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2013.

Meskipun demikian, momentum peringatan Hari Buruh sudah terjadi bahkan sebelum ditetapkannya sebagai hari libur nasional. Salah satu momentum peringatan Hari Buruh di berbagai daerah Indonesia yang sempat terdokumentasikan pernah terjadi pada 1952 silam.

Bagaimana suasana peringatan Hari Buruh yang terjadi pada tahun tersebut? Simak ulasannya dalam artikel berikut ini.

baca juga

Perayaan Hari Buruh di Indonesia pada 1952

Dikutip dari artikel "1 Mei Dimana2, 7000 Buruh Rajakan 1 Mei di Stadion Solo" yang terbit di surat kabar Harian Rakjat edisi 6 Mei 1953, perayaan Hari Buruh pada 1952 sempat berlangsung di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Dalam artikel tersebut setidaknya diberitakan suasana perayaan Hari Buruh yang berlangsung di empat daerah, yakni Solo, Jember, Malang, dan Purwakarta.

Di Solo, perayaan Hari Buruh sudah berlangsung sejak 30 April 1952 malam. Panitia pelaksana sudah mempersiapkan acara yang pada malam itu berpusat di Gedung Sriwedari.

Berbagai bendera turut dipasang untuk memeriahkan peringatan tersebut. Beberapa bendera yang sudah dipersiapkan dan dipasang pada waktu itu adalah bendera merah putih, bendera buruh, dan lainnya.

Keesokan harinya 1 Mei 1952, rapat umum digelar di Stadion Sriwedari. 7.000 buruh diketahui memadati Stadion Sriwedari dan menghadiri rapat umum yang digelar di Solo pada waktu itu.

Dalam rapat umum tersebut, para peserta yang hadir menyimpulkan 2 resolusi yang disampaikan di akhir. Resolusi yang dirumuskan dalam rapat umum tersebut menyangkut soal perdamaian dan hak-hak serta perbaikan nasib masyarakat.

Perayaan Hari Buruh di Solo pada 1952 tidak selesai pada saat itu saja. Peringatan ini berlangsung selama tujuh hari penuh dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari pertandingan olahraga, pertunjukan kesenian, hingga pendirian Gedung Buruh.

Berpindah ke Jember, perayaan Hari Buruh pada 1952 disebutkan lebih meriah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada 1 Mei 1952, rapat umum juga digelar di Alun-Alun Jember dan dihadiri lebih kurang 10 ribu orang yang hadir waktu itu.

Di Malang, peringatan Hari Buruh pad 1952 diselenggarakan dengan cara yang berbeda dengan dua daerah sebelumnya. Peringatan Hari Buruh di Malang pada sore hari di Kampung Oro-Oro Dowo.

Diketahui hadir lebih kurang 600 orang, baik dari dalam maupun luar kampung yang turut memeriahkan peringatan ini pada waktu itu. Pada waktu itu, digelar lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak di bawah 9 tahun.

baca juga

Setelah semua anak menyelesaikan perlombaan, gambar-gambar yang mereka buat kemudian diterbangkan dengan menggunakan balon. Momen penerbangan balon ini juga diiringi dengan lagu kebangsaan dan lagi 1 Mei yang dinyanyikan oleh setiap orang yang hadir pada saat perayaan tersebut.

Daerah terakhir yang diwartakan dalam Harian Rakjat terkait perayaan Hari Buruh pada 1952 adalah Purwakarta. Perayaan di daerah ini tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Solo dan Jember.

Rapat umum digelar di Lapangan PORI, Purwakarta pada waktu itu. Diketahui rapat umum ini dihadiri oleh lebih kurang 3 ribu anggota yang berasal dari berbagai organisasi buruh.

Begitulah suasana perayaan Hari Buruh yang sempat terjadi di beberapa daerah di Indonesia pada 1952 silam.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.