pantai watunene nusa penida nya daerah istimewa yogyakarta - News | Good News From Indonesia 2026

Pantai Watunene, Nusa Penida-nya Daerah Istimewa Yogyakarta

Pantai Watunene, Nusa Penida-nya Daerah Istimewa Yogyakarta
images info

Pantai Watunene, Nusa Penida-nya Daerah Istimewa Yogyakarta


Kawan doyan banget main ke pantai? Udah pernah ke pantai nusa penida-nya DIY? Yaps, Pantai Watunene, nusa penida-nya DIY! Pantai ini masih tergolong sepi dibandingkan Pantai Indrayanti atau Pantai Slili, terlebih lagi kalau Kawan datang saat weekday. Cocok banget buat Kawan yang mau menepi dari hiruk pikuk kota.

Lokasinya di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, diapit oleh Pantai Pok Tunggal dan Pantai Seruni. So, Kawan bisa banget kalau mau mengunjungi tiga pantai sekaligus!

Kenapa Sih, Pantai Watunene Patut Dikunjungi?

Pantai Watunene ini bisa dibilang Nusa Penida-nya Daerah Istimewa Yogyakarta, karena bentuknya tuh mirip-mirip sama Nusa Penida, Bali. Kawan juga harus menuruni tangga yang cukup curam dan panjang buat sampai ke pantainya.

Foto Tangga dari Sisi Bawah
info gambar

Tangga dari sisi bawah (Dokumentasi Pribadi)


Untuk hamparan pasirnya, Pantai Watunene cenderung memiliki hamparan pasir yang memanjang. Ombak di pantai ini juga tidak terlalu besar sehingga bisa untuk bermain air. Selain itu, hal menarik yang ada di pantai ini adalah tebing karstnya yang menjulang tinggi.

Hal inilah yang menjadikannya makin worth it untuk dikunjungi. Hitung-hitung Kawan main ke Nusa Penida versi low budget. Kenapa low budget? Karena Kawan cukup merogoh kocek Rp8.000 per orang sudah dapat tiket masuk tiga pantai sekaligus. Oiya, informasi tambahan untuk menuju Pantai Watunene ada retribusi sukarela setelah TPR utama, Kawan bisa beri seikhlasnya saja, ya.

baca juga

Bisa Ngapain Aja di Pantai Watunene?

Kawan bisa melakukan beberapa aktivitas saat berkunjung ke Pantai Watunene. Yang menjadi hal pasti adalah Kawan akan melakukan aktivitas tracking yang cukup menantang kekuatan lutut saat menapaki tangga menuju pantai.

Oleh karena itu, sangat disarankan Kawan memakai alas kaki yang cocok dan nyaman. Akan tetapi, dikarenakan medan menuju pantai yang cukup curam, menjadikan pantai ini tidak cukup kids friendly dan lansia friendly.

Selanjutnya, Kawan juga bisa sekedar bermain air ataupun pasir karena ombak yang tergolong aman dengan hamparan pasir memanjang akan memuaskan Kawan dalam bermain. Akan tetapi, tetap harus berhati-hati serta waspada karena untuk saat ini di Pantai Watunene belum ada Tim SAR yang stand by di tepi pantai, sehingga Kawan harus bisa menjaga diri dengan baik ketika bermain air.

Kalaupun Kawan mau ala-ala piknik bisa banget nih sambil nge-grill misalnya, tapi kawan harus bawa alat grill sendiri karena belum tersedia persewaan grill di tepi pantai. Kalau soal alas atau tikar, Kawan ga perlu khawatir karena di pantai ini sudah menyediakan persewaan payung dan tikar dengan harga Rp20.000 sepuasnya (harga bisa berubah sewaktu-waktu).

Aktivitas lain yang tidak akan pernah terlupakan adalah hunting foto. Pantai ini sangat instagramable asal Kawan pintar-pintar ambil angle foto dan spot foto. Kalau misal lagi solo traveling atau bingung buat mengabadikan momen, di sana juga sudah ada jasa fotografer yang stand by jadi Kawan tinggal pakai jasa sudah aman deh momennya.

Oiya, biasanya kalau pantai hidden gem itu yang jadi pertanyaan adalah fasilitasnya. Soal fasilitas, Kawan tenang aja, dari tempat parkir sudah ada penjaganya dengan tarif Rp5.000,00. Lalu, dekat parkiran juga ada warung dan kamar mandi.

Selain itu, di tepi pantai pun sudah banyak warung yang menjajakan makanan dan camilan, kamar mandi juga banyak, juga sudah terdapat mushola untuk beribadah. Jadi, soal fasilitas bisa dibilang sudah memadai.

Rute ke Sana dan Akses Jalan Gimana, Nih?

Untuk menuju Pantai Watunene, Kawan bisa search saja di Google Maps Pantai Pok Tunggal, nanti setelah masuk TPR Pantai Pok Tunggal, Kawan akan menemukan pertigaan, ambil arah kiri menuju Pantai Watunene dan Pantai Seruni. Nah, nanti akan menemukan pertigaan lagi, Kawan ambil arah kiri untuk menuju Pantai Watunene. Sebenarnya sudah ada penunjuk jalannya, jadi Kawan harus jeli aja buat liat penunjuk jalannya.

Yang perlu Kawan catat dan ingat, jalan menuju Pantai Watunene cukup menantang. Kok gitu? Karena setelah pertigaan pertama, jalan menuju Pantai Seruni dan Watunene banyak yang masih batu kapur.

Meskipun demikian, dibeberapa titik sudah ada jalan setapak hasil dari swadaya kelompok setempat. Jadi, siapkan kendaraan yang prima dan mental yang kuat. Untuk akses mobil, bisa hanya perlu hati-hati karena ada beberapa titik jalan yang menonjol. Namun, Kawan jangan khawatir setelah menempuh perjalanan yang menegangkan, Kawan bisa menikmati indahnya pemandangan, loh!

baca juga

Tips Main ke Pantai Watunene Gimana, Tuh?

Tepi Pantai Watunene (Dokumentasi Pribadi)
info gambar

Tepi Pantai Watunene (Dokumentasi Pribadi)


Buat Kawan yang mau ke Pantai Watunene, disarankan menyiapkan kendaraan dan fisik yang fit, mengingat akses jalan yang cukup ekstrim dan harus menapaki tangga yang curam. Kawan juga bisa bekal minum supaya tidak dehidrasi, pakai alas kaki yang nyaman juga biar tidak badmood karna harus menapaki tangga yang curam.

Selanjutnya, yang tidak pernah terlupakan alat dokumentasi supaya ada kenangannya because every picture brings memories. Kawan juga disarankan datang pagi atau siang menjelang sore supaya tidak engap waktu tracking. Terakhir, pesannya adalah jaga kebersihan di mana pun kawan berwisata, ya!

Jadi, kapan nih, Kawan akan berwisata ke Pantai Watunene?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AN
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.