mengulik sejarah pantai kartini jepara dan keindahan di dalamnya - News | Good News From Indonesia 2026

Mengulik Sejarah Pantai Kartini Jepara dan Keindahan di Dalamnya

Mengulik Sejarah Pantai Kartini Jepara dan Keindahan di Dalamnya
images info

Mengulik Sejarah Pantai Kartini Jepara dan Keindahan di Dalamnya


Kawan pasti sudah familiar mendengar dengan tempat ini. Pantai Kartini, seperti namanya yang diambil dari tokoh pahlawan nasional perempuan satu ini. Sebutan nama Pantai Kartini berawal dari masa penjajahan Belanda. Saat itu Jepara dipimpin oleh bupati bernama Sosrokartono, yang mempunyai tiga orang putri yang salah satunya bernama Kartini. Raden Ajeng Kartini yang lahir di Jepara, 21 April 1879. Pada masa kecilnya, Kartini dan kedua saudaranya sering menghabiskan waktunya untuk bermain dan mandi di pantai pulau Kelor tersebut.

Seiring berjalannya waktu dari ketiga putri Sosrokartono ini, nama Kartini mencuat. Kartini dikenal akan kepandaian dan ide-idenya yang mengangkat harkat dan martabat kaum wanita seperti yang beliau tulis pada surat-surat yang dikirim untuk sahabatnya yang berasal dari Belanda yang bernama Abendadon, yang kemudian hari surat-suratnya tersebut dikumpulkan dan disusun menjadi menjadi sebuah buku yang terkenal hingga saat ini dengan judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Sejak saat itu nama pantai pulau Kelor disebut masyarakat menjadi Pantai Kartini.

Dari sejarah tersebutlah yang membuat pemerintah daerah menetapkan pantai Kartini sebagai salah satu objek wisata. Objek wisata pantai Kartini berada sekitar 2,5 km ke arah barat Pendopo Kabupaten Jepara. Tempat wisata ini terletak di kelurahan Bulu, kecamatan Jepara dan termasuk sudah menjadi lokasi wisata alam favorit para wisatawan.

Pantai Kartini memiliki letak yang sangat strategis, karena itu pantai ini dijadikan jalur transportasi laut menuju objek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa. Pantai Kartini Jepara ini memiliki sejumlah keindahan yang menjadi daya tarik tersendiri yaitu

Lokasi yang Instagramable

Destinasi wisata ini memiliki beberapa sudut yang instagramable. Para wisatawan banyak yang mengabadikan keindahan di pantai ini. Spot favorit yang banyak digunakan wisatawan yaitu area jembatan di tepian pantai, tulisan “PANTAI KARTINI” berukuran raksasa dan tugu Kartini.

Tempat untuk bersantai di Gazebo

Bersantai di pinggir pantai sembari menghirup udara segar dan terpaan angin laut menjadi tempat paling nyaman untuk wisatawan. Selain itu, Kawan tak perlu khawatir saat lapar dan haus karena ada banyak pilihan kedai yang bisa menjual makanan dan minuman di sekitar area ini.

baca juga

Camping atau berkemah di Pantai

Wisatawan bisa menikmati pantai ini dengan berkemah. Selain itu, Kawan bisa menyaksikan keindahan sunset dan sunrise yang mempesona.

Tempat menuju Pulau Panjang

Dari pantai ini Kawan bisa menyebrang menuju ke pulau Panjang. Wisatawan bisa menyeberang dengan perahu motor. Di pulau Panjang, Kawan bisa melihat berbagai macam flora fauna yang dilindungi pemerintah.

Tempat pemandian di Pantai Kartini

Pantai Kartini memiliki sebutan lain yaitu Pemandian, karena tempat ini terkenal dengan tempat mandi para pengunjung yang ingin sembuh dari penyakit.

Asal usul cerita pemandian ini sudah ada sejak dulu dan masih dipercaya hingga sekarang. Selain itu, RA Kartini juga sering mandi di tempat ini, sehingga banyak masyarakat yang percaya akan khasiatnya.

Pemandian ini terletak di bagian paling barat dengan sebutan Poncol dan cukup jauh dari keramaian para pengunjung. Tempat ini biasanya didatangi pengunjung saat pagi atau sore hari.

baca juga

Begitulah sejarah singkat dari pemberian nama Pantai Kartini. Terlepas dari mitos tentang khasiat pemandian ini, pantai Kartini merupakan objek wisata di Jepara yang menyajikan pemandangan alam indah dan eksotis. Apakah Kawan tertarik mengunjungi tempat ini? Yuk, segera kosongkan jadwalmu untuk mengunjungi pantai cantik yang ada di Jepara satu ini.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.