penjualan eceran diprediksi melejit warga daerah makin senang belanja - News | Good News From Indonesia 2026

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit, Warga Daerah Makin Senang Belanja

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit, Warga Daerah Makin Senang Belanja
images info

Penjualan Eceran Diprediksi Melejit, Warga Daerah Makin Senang Belanja


Kinerja penjualan eceran dalam tiga hingga enam bulan ke depan menunjukkan tren ekspansi yang cukup terjaga.

Mengacu dari Bank Indonesia, angka Indeks Ekspektasi Konsumen (IEP) Mei 2026 yang berada pada posisi 147,2 serta IEP Agustus 2026 yang melompat ke angka 162,4. Capaian ini secara konsisten lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyeksi pada bulan-bulan sebelumnya di tahun yang sama.

Laporan Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia juga menunjukkan bahwa kenaikan pada Mei 2026 dipengaruhi oleh rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Iduladha, Kenaikan Yesus Kristus, dan Waisak.

Sementara untuk bulan Agustus, peningkatan ekspektasi belanja masyarakat didorong oleh persiapan perayaan HUT RI dan siklus belanja perlengkapan tahun ajaran baru sekolah.

Di sisi harga, Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Mei 2026 diprediksi menyentuh 157,4 sebagai imbas dari kenaikan harga bahan baku di tingkat produsen.

Namun, IEH pada Agustus 2026 diproyeksikan berada di level 157,2, yang menandakan kondisi harga cenderung relatif stabil dibandingkan dengan angka proyeksi pada Juli 2026.

 

Capaian Riil Maret dan Dominasi Komoditas

Melihat pada realisasi sebelumnya, Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2026 tercatat tetap tumbuh 2,4 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Meski berada di zona hijau, laju ini memang lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Februari yang sempat menyentuh angka 5,7 persen yoy. Kelompok Suku Cadang dan Aksesori memimpin pertumbuhan dengan kenaikan 11,3 persen yoy, disusul Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 4 persen.

Secara bulanan, volume transaksi ritel pada Maret 2026 meningkat signifikan sebesar 9,3 persen (month to month/mtm), melampaui capaian Februari 2026 yang tumbuh 4,1 persen mtm.

“Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori 11,3% yoy, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau 4%, serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi 1,7%,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso.

Ia juga menambahkan bahwa kenaikan bulanan tersebut dipicu oleh performa mayoritas kelompok barang, khususnya Peralatan Informasi dan Komunikasi serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 8,1 persen.

Subkelompok Sandang turut mencatatkan pertumbuhan 6,4 persen mtm yang bertepatan dengan periode permintaan tinggi selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Sementara itu, data per Maret 2026 menunjukkan performa penjualan yang bervariasi di berbagai titik survei. Secara tahunan, Surabaya mencatatkan pertumbuhan indeks sebesar 13,6 persen, diikuti oleh Semarang (termasuk Purwokerto) 8,7 persen, Banjarmasin 8,2 persen, dan Denpasar 5,1 persen.

Pada skala pertumbuhan bulanan, Manado mencatatkan angka tertinggi sebesar 14,4 persen. Beberapa kota besar lainnya seperti Bandung tumbuh 12,5 persen, Surabaya 8,4 persen, dan Jakarta 5,3 persen.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.