Di kuartal pertama 2026, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025. IDSD adalah sebuah data yang menyajikan perkembangan daya saing daerah di Indonesia.
Data itu menunjukkan gambaran daerah-daerah yang berdaya saing dan mampu menciptakan lingkungan kondusif bagi peningkatan produktivitas jangka panjang. Dalam penentuan IDSD 2025, ada beberapa hal yang dinilai, yaitu meliputi lingkungan pendukung, sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem inovasi.
Pengukurannya mengadopsi kerangka Global Competitiveness Index (GCI) 2019 yang disesuaikan dengan dinamika pembangunan nasional. Pengukurannya dilakukan pada 12 pilar yang terdiri dari 63 indikator di tingkat provinsi dan 50 indikator di tingkat kabupaten/kota. Hal ini diterapkan pada 38 provinsi dan 508 kabupaten/kota.
Dari data tersebut, di tingkat provinsi, DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi termaju di Indonesia. Sementara itu, di tingkat kota, Surakarta menjadi kota termaju.
Lalu, bagaimana dengan tingkat kabupaten? Kawan GNFI, artikel ini akan mengupas 10 kabupaten paling maju di Indonesia berdasarkan IDSD 2025.
10 Kabupaten Termaju di Indonesia 2025
Disadur dari data IDSD 2025 yang dirangkum Goodstats, berikut adalah 10 teratas kabupaten termaju di Indonesia:
- Badung – 4,21
- Sleman – 4,14
- Sukoharjo – 4,14
- Bantul – 4,07
- Sumedang – 4,04
- Semarang – 4,03
- Tangerang – 3,99
- Banyumas – 3,95
- Ponorogo – 3,95
- Gianyar – 3,95
Kabupaten Badung, Kabupaten Termaju di Indonesia
Kawan GNFI, Kabupaten Badung di Bali merupakan salah satu daerah dengan IDSD 2025 tertinggi di Indonesia; bahkan menjadi kabupaten termaju di Indonesia. Capaian ini ternyata bukanlah kali pertama, karena di tahun 2024, Badung juga menempati posisi pertama sebagai kabupaten termaju di Indonesia versi IDSD 2024.
Bali terkenal dengan pariwisatanya. Sebagian besar wilayah di Bali, termasuk Badung, mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sebagian besar bersumber dari sektor pariwisata, seperti pajak hotel, pajak restoran, BPHTB, dan pajak daerah lainnya.
90 persen APBD Badung ditopang dari PAD tersebut. Menariknya, dana transfer dari pemerintah pusat justru relatif kecil. Dana dari pusat ini terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan dana non-fisik seperti BOS, yang jika ditotal hanya sekitar Rp802 miliar.
Bupati Badung, I wayan Adi Arnawa, menjelaskan jika kabupatennya merupakan salah satu kabupaten di Bali yang memiliki kapasitas fiskal mantap. Ia menyebut, APBD-nya mencapai 12,1 triliun dan PAD yang dirancang pada 2026 sebesar Rp9,5 triliun.
Meskipun demikian, Adi tak menampik jika sektor pariwisata memiliki kerentanan. Oleh karena itu, untuk menjaga produktivitas dan daya saing, Kabupaten Badung mulai mendorong diversifikasi ekonomi, termasuk dengan penguatan sektor pertanian agar sejalan dengan kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan.
Dalam pengembangan sumber daya manusia, Pemkab Badung telah menggratiskan pendidikan di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Bahkan, per 2026, pemerintah daerahnya juga memberikan beasiswa bagi siswa sekolah menengah atas (SMA), meskipun sebenarnya kewenangan di tingkat SMA adalah milik provinsi.
Tak ketinggalan, bagi masyarakat Badung yang melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana, pemerintah pun mendukungnya dengan memberikan beasiswa. Mahasiswa akan diberikan bantuan laptop di tahun pertama dan pembiayaan wisuda jika si mahasiswa mampu menyelesaikan studi dalam empat tahun.
Uniknya lagi, Pemkab Badung turut memberikan beasiswa afirmasi S1 bagi mahasiswa yang berasal dari orang tua petani. Top!
Di bidang ekonomi, terdapat stimulus yang diberikan kepada UMKM dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat ekonomi lokal. Di momen hari raya pun ada tunjangan hari raya sebesar Rp2 juta per kepala keluarga yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta tanpa membedakan agama.
Dari kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah darahnya, tak heran jika Kabupaten Badung didaulat menjadi kabupaten termaju di Indonesia. Kombinasi kekuatan fiskal, SDM yang baik, hingga komitmen pemerintah untuk meningkatkan daya saing membuat kabupaten ini memiliki harapan besar untuk terus menyejahterakan rakyatnya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


