Kementerian Pekerjaan Umum terus melanjutkan proses pembangunan Jalan Tol Serpong-Bogor via Parung sepanjang 32 kilometer.
Kehadiran jalur bebas hambatan ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Bogor menuju Tangerang menjadi sekitar 45 menit.
"Progres proyek saat ini masih dalam tahap penyusunan perencanaan teknis, dengan Progres mendekati 80%. Kami terus mempercepat proses agar tahapan perencanaan dapat selesai tahun ini," ujar Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, Minggu (31/5/2026).
Secara teknis, bentang jalur tol dirancang memiliki dua titik junction utama, yakni Junction Salabenda dan Junction Serpong. Selain itu, infrastruktur ini bakal dilengkapi oleh tiga fasilitas simpang susun yang ditempatkan di wilayah Pondok Udik, Putat Nutug, serta Rumpin.
Pembagian pengerjaan konstruksi ruas Jalan Tol Serpong-Bogor via Parung akan dibagi ke dalam empat seksi terpisah. Struktur tersebut meliputi Seksi I Salabenda-Pondok Udik sepanjang 3,97 kilometer dan Seksi II Pondok Udik-Putat Nutug sepanjang 9,27 kilometer.
Selanjutnya, pengerjaan diteruskan pada Seksi III Putat Nutug-Rumpin dengan panjang bentang mencapai 8,23 kilometer. Struktur lintasan berakhir pada pengerjaan Seksi IV Rumpin-Serpong yang memiliki rute sepanjang 10,56 kilometer.
Keberadaan tol ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan pusat ekonomi baru, memangkas biaya logistik, serta menurunkan angka rasio ICOR nasional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


