Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengevaluasi laporan bulan pertama terkait pelaksanaan perlindungan sisa kuota internet pelanggan. Hasilnya, penerapan mekanisme perlindungan dinilai masih belum optimal.
Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Denny Setiawan, menegaskan operator seluler perlu memperkuat mekanisme perlindungan agar pelanggan tetap mendapatkan manfaat ekonomi dari kuota yang telah dibeli.
Dilansir dari kanal resmi Komdigi, sebagian operator memang telah memperluas penerapan paketย rollover. Namun, masih banyak paketย non-rolloverย yang perlindungannya baru sebatas notifikasi sebelum kuota berakhir.
XLSMART telah menerapkanย rolloverย pada 92 dari 101 paket. Sementara Indosat baru 23 dari 94 paket dan Telkomsel 19 dari 95 paket yang menggunakan skema tersebut.
โNotifikasi bukan solusi terhadap sisa kuota yang sudah terlanjur tidak terpakai,โ ujar Denny. Menurutnya, pelanggan perlu mendapat mekanisme yang memungkinkan sisa kuota tetap memberikan manfaat ekonomi.
Baca Selengkapnya

