Senipertanian.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah terus memperkuat pendampingan kepada peternak babi di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Upaya ini dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan ternak, edukasi biosekuriti, pengujian laboratorium, serta penguatan langkah pencegahan penyakit guna melindungi ternak dan menjaga keberlanjutan usaha peternakan rakyat.
Pendampingan tersebut melibatkan petugas kesehatan hewan, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), pemerintah daerah, serta Balai Besar Veteriner (BBV) Maros. Kegiatan di lapangan mencakup verifikasi laporan kematian ternak, pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium, edukasi kepada peternak, serta pembersihan dan desinfeksi kandang sesuai kebutuhan.
Direktur Kesehatan Hewan Kementan, Hendra Wibawa, menegaskan bahwa pendampingan peternak merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan ternak sekaligus mendorong penerapan praktik pemeliharaan yang lebih baik.
Baca Selengkapnya

