Bagi setiap orang tua, memastikan anak mendapatkan nutrisi yang tepat menjadi salah satu prioritas utama untuk mendukung tumbuh kembangnya. Mulai dari memilih makanan bergizi, memperhatikan kandungan nutrisi, hingga memastikan kualitas produk yang dikonsumsi, setiap detail tentu menjadi perhatian orang tua. Apalagi ketika menemukan sesuatu yang terlihat tidak biasa pada makanan atau minuman anak, rasa khawatir pun sering kali muncul.
Salah satu kondisi yang mungkin pernah ditemui adalah munculnya bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk. Meski terlihat sederhana, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai pertanyaan. Apakah susu masih layak dikonsumsi? Dari mana bintik tersebut berasal? Bahkan, tidak sedikit orang tua yang langsung mengaitkannya dengan kualitas dan keamanan produk.
Padahal, tidak semua perubahan tampilan pada susu bubuk menunjukkan adanya kontaminasi. Dalam proses pembuatannya, terdapat berbagai tahapan teknologi pangan yang dapat memengaruhi karakteristik produk, termasuk munculnya partikel berwarna lebih gelap. Memahami proses ini menjadi langkah penting agar orang tua tidak hanya mengandalkan kekhawatiran, tetapi juga memiliki informasi yang tepat dalam menentukan langkah selanjutnya.
Mengenal Proses di Balik Susu Bubuk
Menanggapi fenomena ini,Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, STP, MSc, akademisi bidang teknologi pangan dari IPB University , menjelaskan bahwa pembuatan susu bubuk melibatkan serangkaian tahapan yang terkontrol, mulai dari pencampuran bahan, pemanasan, hingga pengeringan. Salah satu teknologi yang umum digunakan adalah spray drying atau pengeringan semprot.
Baca Selengkapnya

