KEBUMEN (KebumenUpdate.com) β Berawal dari tradisi pikulan malam hari yang dipelopori oleh lima perintis atau βPandawa Limaββyaitu Mbah Munawar, Mbah Sojali, Mbah Sahudi, Mbah Madchusen, dan Mbah Jamilβsejak era 1960-an, Soto Tamanwinangun kini terus bertransformasi menjadi ikon kuliner kebanggaan Kabupaten Kebumen.
Kuah keruh kecokelatan beraroma gurih khas tumbukan kacang tanah halus yang autentik itu kembali dirayakan secara meriah melalui gelaran Festival Soto Tamanwinangun βUMKM Berdayaβ di Pasar Banaran, Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen, Selasa 20 Oktober 2026 sore.
Pedagang Soto Tamanwinangun melayani pengunjung festival tersebut. (Foto: Hari)
Acara yang menyajikan 1.000 porsi soto gratis bagi masyarakat ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, jajaran perangkat daerah, Forkopimcam Kebumen, lurah se-Kecamatan Kebumen, serta pengurus Paguyuban Pedagang Soto dan pelaku UMKM setempat.
Baca Selengkapnya

