bruno guiderdoni keseimbangan sains quran dan iman 6i3AwU - News | Good News From Indonesia 2026

Bruno Guiderdoni: Keseimbangan Sains, Quran, dan Iman

Bruno Guiderdoni: Keseimbangan Sains, Quran, dan Iman
images info

Bruno Abd al-Haqq Guiderdoni telah memilih jalan yang tidak biasa: menjadi ilmuwan sekaligus sufi. Dan dalam perjalanannya, ia membuktikan bahwa langit dan jiwa, teleskop dan Quran, sains dan iman, pada akhirnya berbicara bahasa yang sama: kebenaran. 

DI PUNCAK Bukit Saint-Genis-Laval, sekitar tujuh kilometer dari pusat kota Lyon, Prancis, tegak sebuah kubah putih yang menjulang ke langit. Di dalamnya, sebuah teleskop raksasa terus mengamati galaksi-galaksi jauh. Cahayanya memerlukan miliaran tahun untuk sampai ke Bumi. Di ruang kerjanya yang dipenuhi tumpukan jurnal ilmiah dan lembaran-lembaran rumus, seorang ilmuwan berusia sekitar 60-an tahun itu duduk merenung.

Malam itu, ilmuwan itu baru saja menyelesaikan perhitungan tentang pembentukan bintang-bintang di semesta alam dini: sebuah topik yang telah ia tekuni selama lebih dari tiga dasawarsa. Namun, di sudut ruangan yang sama, terdapat rak buku lain: koleksi kitab-kitab tafsir Al-Quran, karya-karya Ibn Arabi, dan terjemahan Al-Quran dalam berbagai bahasa. Dua dunia yang tampak berjauhan-sains modern dan spiritualitas Islam-hidup berdampingan dalam diri satu manusia.

Bruno Abd Al-Haqq Guiderdoni

Ilmuwan itu bernama Bruno Abd Al-Haqq Guiderdoni. Ia seorang astrofisikawan kondang Prancis, spesialis pembentukan dan evolusi galaksi, Direktur Observatorium Lyon, dan sekaligus seorang Muslim yang telah menulis puluhan makalah tentang teologi dan mistisisme Islam.

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.