Dari menjodohkan yang semula tak pernah bertemu, hingga istilah Korea tentang persinggahan dan peluang.Β
Mata Anang Maβruf sembab. Kelelahan. Letak kacamatanya diperbaiki berkali-kali. Keramaian seolah menyita banyak energi. Atau ia belum sempat beristirahat sejak pagi. Sesekali, senyum mengembang. Barangkali, itulah pertanda kebahagiaan: lelah yang tak menimbulkan suara keluhan.
Mungkin Anang mengalami kelelahan bahagiawi. Sebab, Kopi Ledre buatannya laris terjual. Gagasan yang dulu hanya bersemayam di kepala, kini menemukan rumah di banyak tempat. Ada kebahagiaan yang memang baru terasa setelah tubuh kehabisan tenaga.
βLaris, Mas. Entek resik ikiβ ucap Anang penuh bahagia, saat ditemui di sesela Festival Ledre Bojonegoro (8/10/2026).
Kopi Ledre, minuman kontemporer bikinan Anang, banyak diminati pengunjung. Dua unsur berbeda, bertemu dalam satu gelas. Yang satu pahit, satunya manis. Barangkali, begitulah inovasi bekerja: tak meninggalkan masa lalu, tapi mengajaknya duduk semeja dengan masa kini.
Baca Selengkapnya

