Kecamatan Purwareja, tepatnya Desa Klampok di Banjarnegara, menyimpan dan melestarikan sejarah kriya lewat kehadiran wisata edukasi Sentra Keramik Klampok.
Tempat ini memberi kesempatan belajar di luar ruangan, terutama bagi anak-anak. Di tengah gempuran produk-produk pabrikan modern berbahan plastik, sentra kerajinan ini tetap tegak merawat tradisi pembuatan tembikar tangan secara turun-temurun. Transformasinya menjadi pusat edutourism tidak hanya melestarikan warisan budaya lokal, tetapi juga sukses menghidupkan kembali roda ekonomi warga.
Destinasi ini sangat cocok bagi Kawan GNFI yang ingin merancang perjalanan liburan keluarga yang memberi pengalaman sekaligus edukasi. Pun cocok bagi para guru yang sedang merancang perjalanan belajar di luar ruangan untuk murid-murid yang menyenangkan serta tentu edukatif.
Mari simak artikel ini sampai habis untuk menemukan informasi serba-serbi soal keramik Klampok Banjarnegara ini!
Sejarah Sentra Keramik Klampok, Warisan Panjang Sejak 1935 dan Pabrik Meandallai
Menurut laman resmi Visit Jateng, sejarah keramik Meandallai Klampok bermula dari sosok yang dulunya merupakan salah satu pekerja perusahaan keramik Belanda sejak era kolonial, sekitar tahun 1935. Ia kemudian mendirikan perusahaan pertama di Klampok pada tahun 1957 yang diberi nama Meandallai. Organisasi ini memiliki puluhan pekerja serta sempat mencapai kejayaan.
Sebagai pabrik pelopor yang menampung puluhan tenaga kerja, tempat ini menjadi wadah utama lahirnya para perajin andal. Meskipun masa kejayaan korporasi tersebut telah berlalu, pengalaman puluhan tahun yang kini dipegang oleh para perajin senior berusia 50 hingga 60 tahun menjadi modal berharga bagi mereka untuk mendirikan usaha mandiri yang lestari hingga detik ini.
Dikutip dari laman resmi Badan Otorita Borobudur Kementerian Pariwisata, kawasan ini terletak di Desa Klampok, Kecamatan Purwareja, Kabupaten Banjarnegara. Wilayah bagian barat Banjarnegara ini disebut berbatasan langsung kurang lebih 30 kilometer dengan Purbalingga.
Jika Kawan GNFI sedang berada di Banjarnegara, jangan lewatkan untuk berkunjung ke sentra kerajinan keramik Klampok Banjarnegara, karena di sana terdapat banyak unit usaha mandiri seperti Keramik Mustika, Keramik Usaha Karya, Serayu Art Keramik, Keramik Makmur, Sari Mulya Keramik, Keramik Kismo Adji, Keramik Teko Arto, Keramik Karya Mandiri, Khaisma Keramik, dan masih banyak lagi.
Pengalaman Praktik Langsung: Dari Meja Putar hingga Glasir

Wisata Edukasi Sentra Keramik Klampok Banjarnegara, Cocok untuk Family Trip dan Bahan Edukasi Anak! | Keramik Mustika
Daya tarik utama dari kawasan ini adalah kesempatan bagi wisatawan untuk merasakan pengalaman langsung (hands-on experience) dengan memegang dan mengolah tanah liat secara langsung.
Kemenpar juga menyinggung bahwa beberapa pelancong dan pegiat media sosial tak jarang menjadikan destinasi ini pilihan utama dalam agenda family trip. Mereka ke sini untuk melihat proses pembuatan dan perkembangan usaha keramik dari jarak dekat.
Tidak hanya itu, anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMP juga bisa melatih kreativitasnya dengan mempelajari proses pembuatan keramik cetak atau sekadar memberi warna pada keramik hias yang sudah terlebih dahulu diolah.
Salah satu destinasi populer yang rutin menyediakan fasilitas workshop keramik Banjarnegara, Jawa Tengah, adalah Keramik Mustika. Kawan bisa memantau laman resminya untuk mengetahui informasi lebih lanjut!
Menghidupkan Budaya Teh Poci dan Ekonomi Kreatif
Bukan minuman es teh kegemaran Kawan, eksistensi sentra ini juga memegang peranan penting dalam merawat tradisi minum teh Nusantara, di mana ragam produk seperti poci teh tanah liat Klampok dijadikan ikon kebanggaan lokal.
Selain poci set tradisional, ada beragam produk lain yang ditawarkan, seperti aneka suvenir unik, hingga keramik hias yang dapat mempercantik interior rumah. Kawan GNFI dapat berbelanja olahan keramik untuk hiasan cantik di rumah, pelengkap perabot, atau ikut serta langsung dalam kegiatan wisata edukasi di satu lokasi ini.
Melalui langkah sederhana ini, Kawan GNFI bisa sekaligus mengenalkan konsep ekonomi kreatif dan mengajak anak mendukung UMKM agar roda ekonomi perajin keramik Klampok tetap berputar serta kesenian yang mereka pelajari tetap lestari.
Ingin terus memperkaya wawasan unik tentang kekayaan warisan Nusantara? Yuk, jelajahi berbagai artikel inspiratif lainnya dan temukan ragam informasi menarik seputar pariwisata serta budaya lokal hanya di Good News From Indonesia!


