malaysia sumbang hampir 40 wisatawan mancanegara ke riau disusul oleh tiongkok - News | Good News From Indonesia 2026

Malaysia Sumbang Hampir 40% Wisatawan Mancanegara ke Riau, Disusul oleh Tiongkok

Malaysia Sumbang Hampir 40% Wisatawan Mancanegara ke Riau, Disusul oleh Tiongkok
images info

Foto oleh Yusuf Muttaqin di Unsplash


Ikuti GNFI di WhatsApp

 

Wisatawan asal Malaysia menjadi kelompok terbesar yang berkunjung ke Provinsi Riau pada September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat kontribusi wisatawan Malaysia mencapai 39,73 persen dari keseluruhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke wilayah tersebut.

Jumlah tersebut jauh melampaui kontribusi negara asal lainnya. Tiongkok menempati posisi kedua dengan 8,68 persen, disusul Singapura sebesar 7,24 persen dan Filipina sebesar 7,10 persen.

Data kunjungan wisman dihimpun melalui gabungan pencatatan di pintu imigrasi dan Mobile Positioning Data (MPD).

Komposisi tersebut memperlihatkan besarnya kontribusi wisatawan dari negara-negara Asia Tenggara, terutama Malaysia dan Singapura. Secara geografis, Riau memiliki kedekatan dengan kedua negara tersebut, yang terhubung melalui jalur perjalanan udara maupun laut.

 

Bandara Sultan Syarif Kasim II Catat Kedatangan Terbanyak

Berdasarkan pencatatan di empat pintu masuk imigrasi, BPS mencatat 5.157 kedatangan wisatawan mancanegara ke Riau selama September 2026.

Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru menjadi pintu masuk dengan jumlah kedatangan terbanyak, yakni 2.620 kunjungan. Angka tersebut mencakup sekitar 50,8 persen dari keseluruhan kedatangan yang tercatat melalui empat pintu imigrasi.

Selain melalui jalur udara, wisatawan mancanegara juga memasuki Riau melalui sejumlah pelabuhan laut. Pelabuhan Bengkalis mencatat 1.112 kunjungan, sedangkan Pelabuhan Dumai menerima 786 kunjungan.

Adapun Pelabuhan Tanjung Harapan di Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat 639 kedatangan wisatawan asing.

Jika dirinci berdasarkan pintu masuk, Bandara Sultan Syarif Kasim II mencatat jumlah kedatangan lebih dari dua kali lipat dibandingkan Pelabuhan Bengkalis.

Sementara itu, tiga pelabuhan laut secara keseluruhan mencatat 2.537 kedatangan, sedikit lebih rendah dibandingkan jumlah kedatangan melalui bandara.

Selain pencatatan melalui pintu imigrasi, BPS menggunakan Mobile Positioning Data (MPD) untuk memantau pergerakan wisatawan lintas batas.

Melalui metode tersebut, kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Bengkalis tercatat mencapai 17.535 kunjungan.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.