MotoGP Mandalika 2026 menyimpan banyak cerita, salah satunya dari Toprak Razgatlioglu yang tindak tanduknya tampak seperti masyarakat lokal.
Boleh jadi Toprak Razgatlioglu adalah pembalap yang namanya terdengar paling unik di telinga masyarakat Indonesia. Maklum saja, namanya mirip dengan salah satu makanan tradisional yang cukup populer di negeri ini: ketoprak.
Saat mendengar nama Toprak, boleh jadi yang terbayang adalah irisan ketupat atau lontong, tahu goreng, bihun, tauge, dan mentimun, yang disiram dengan bumbu saus kacang serta kecap manis. Nah, Toprak sendiri bukan tak tahu perihal kemiripan nama ini. Sejak bertahun-tahun lalu, ia sudah mendengar warganet Indonesia membicarakan namanya.
Saat masih berlaga di ajang World SuperBike pada 2021 lalu, Toprak bahkan sempat bicara langsung mengenai hal tersebut. Kala itu, ia juga berkesempatan balapan di Sirkuit Mandalika dan membicarakannya dalam sebuah sesi konferensi pers.
"Ya, saya tahu. Itu ketoprak," katanya saat itu, seperti dikutip GNFI dari Kompas.com.
"Saya belum mencobanya, tetapi mungkin besok," lanjutnya.
Sebagai pembalap, pria asal Turki itu sangat menjaga pola makan, terlebih makanan asing. Akan tetapi, ia ternyata benar-benar menepati janjinya lima tahun kemudian saat kembali ke Sirkuit Mandalika sebagai pembalap MotoGP yang bernaung di bawah tim Prima Pramac Yamaha.
Di sela-sela agenda padatnya di MotoGP Mandalika 2026, Toprak mengunjungi SMAN 3 Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk melakukan meet and greet pada Rabu, 7 September 2026. Nah, di sanalah ia akhirnya mencicipi ketoprak.
Menariknya, Toprak ternyata menyukai kelezatan ketoprak. "Sungguh mengejutkan. Rasanya unik sekali dan saya baru tahu ada makanan yang namanya sama persis dengan nama saya," katanya seperti diwartakan Detik.

Tak hanya ketoprak yang membuat Toprak gembira di Indonesia. Lebih dari itu, ia juga merespons positif sambutan yang didapatinya setiap kali berkunjung ke negeri ini.
"Saya ingat ke Jakarta mengunjungi sekolah dan disambut sangat ramah, semua bergembira bersama. Sekarang di sini (Mataram) acara juga menyenangkan, senang bisa berbagi pengalaman balapan dan bertemu anak-anak sekolah. Mereka menyemangati saya untuk race di Mandalika weekend ini, terima kasih untuk support-nya. Selalu penuh dengan energi positif saat seri MotoGP di Indonesia,” katanya lagi.
Setelah makan ketoprak, Toprak bikin "gebrakan" lagi yang juga membuatnya tampak seperti warga lokal. Kali ini, ia mengisi bensin eceran di kios warga setempat, mirip orang Indonesia ketika bensinnya hampir habis saat sedang berkendara, namun pom bensin masih jauh.
Dalam sebuah unggahan yang dipamerkan di media sosial, Toprak tampak sedang mengisi bensin eceran di pinggir jalan daerah Kuta Mandalika. Ia juga melontarkan sebuah komentar bernada bercanda soal bensin yang dibelinya.
"Mungkin ini lebih baik dibanding E85," tulisnya. E85 adalah bahan bakar kendaraan berperforma tinggi yang terdiri dari campuran 85 persen etanol dan 15 persen bensin.
Apa yang dilakukan Toprak selama di Indonesia memang unik dan menghibur. Sayangnya, hal itu tidak berlaku saat balapan berlangsung. Alih-alih ikut menyuguhkan aksi kebut-kebutan nan seru menghadapi para pesaingnya, ia justru gagal menyelesaikan balapan.
Toprak Razgatlioglu tidak berhasil finis di MotoGP Mandalika 2026 setelah mengalami kecelakaan bersama beberapa pembalap lain seperti Francesco Bagnaia, Jack Miller, dan Fermin Aldeguer. Insiden itu terjadi di Tikungan 13 hingga ia menderita dislokasi bahu kanan.
Kini, Toprak harus menunggu tahun depan untuk bisa memberi kebahagiaan kepada penggemarnya, tidak hanya di luar sirkuit tapi juga saat balapan. Akankah ia berhasil di MotoGP Mandalika 2027? Kita nantikan saja.


