museum ne gandeng dari leluhur desa hingga objek wisata - News | Good News From Indonesia 2026

Museum Ne' Gandeng; Dari Leluhur Desa Hingga Objek Wisata

Museum Ne' Gandeng; Dari Leluhur Desa Hingga Objek Wisata
images info

Museum Ne' Gandeng ยฉ Keysa Daily


Tana Toraja adalah salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang sudah dikenal akan keindahan pemandangan alamnya yang mengagumkan dan kaya akan tradisi budaya yang terkenal hingga manca negara. Selain kedua hal tersebut, Tana Toraja juga memiliki museum yang bernama Museum Neโ€™ Gandeng yang merupakan museum yang sekaligus objek wisata di Toraja. Museum Neโ€™ Gandeng merupakan salah satu bentuk penghormatan dan mempertahankan tradisi di Tana Toraja di mana pada awalnya Museum Neโ€™ Gandeng merupakan tempat prosesi pemakaman Neโ€™ Gandeng pada tahun 1994. Museum Neโ€™ Gandeng tidak hanya sekadar museum untuk mengenang jasa dan menghormati sosok neโ€™ gandeng, namun juga tempat diadakannya beberapa upacara adat lainnya.

Neโ€™ Gandeng sendiri adalah seprang leluhur kampung yang peduli dan berjasa kepada masyarakat kampung. Jasa Neโ€™ Gandeng antara lain dapat teralirinya desa oleh listrik bahkah Neโ€™ Gandeng menjual kerbaunya agar listrik bisa masuk ke desa. Akhrinya, Neโ€™ Gandeng wafat pada tahun 1994 dan lokasi di mana museum tersebut ada merupakan tempat prosesi pemakanan Neโ€™ Gandeng. Sebagai bentuk masyarakat setempat untuk menghormati leluhur yakni Neโ€™ Gandeng, maka dibangunlah bangunan-bangunan rumah Tongkonan atau rumah adat Toraja hingga menjadi museum dan objek wisata.

Patung Ne' Ganden, leluhur kampung | Foto : indonesia.travlr.com
info gambar

Patung Ne' Ganden, leluhur kampung | Foto : indonesia.travlr.com


Museum Neโ€™ Gandeng terdiri dari rumah adat Toraja atau biasa disebut dengan Tongkonan, batu menhir atau batu tunggal yang berukuran tinggi besar seperti tugu, patung Neโ€™Gandeng, patung kerbau, gong belang hingga spot foto yang bagus. Kawan GNFI diperbolehkan mengabadikan momen selama di Museum Neโ€™ Gandeng baik di dalam maupun di luar ruangan, mengingat pemandangan yang disajikan di sekitar museum sangat indah. Museum Neโ€™ Gandeng pun memiliki fasilitas lain seperti cafe dan penginapan yang berada di rumah adat Toraja atau Tongkonan. Tiap Tongkonan dapat menampung hingga 30 orang dengan harga mulai dari 500 ribu rupiah. Tiket masuk ke Museum Neโ€™ Gandeng sangat terjangkau, di mana tiket bagi para pelajar hanya dibandrol Rp 3.000,00, sementara untuk wisatawan umum tiketnya seharga Rp 10.000,00 dan bagi wisatawan asing tiket masuknya seharga Rp 20.000,00.

Museum Neโ€™ Gandeng berada di Desa Palangi, Kec. Saโ€™dan Balusu yang mana museum tersebut berada di tengah sawah dan dikelilingi pemandangan yang mempesona. Bagi Kawan GNFI yang berasal dari luar Sulawesi, maka Museum Neโ€™ Gandeng dapat diakses dari Makassar sekitar 8 jam perjalanan darat. Sementara jika dari Rantepao jarak yang harus Kawan GNFI tempuh hanya sekitar 10 km dimana waktu tempuh yang dibutuhkan hanya 15 menitan. Museum Neโ€™ Gandeng menjadi salah satu pilihan bagi Kawan GNFI yang ingin berwisata sembari mempelajari adat istiadat di Toraja.

Nah, jika Kawan GNFI sedang berada di Toraja, jangan lupa untuk mampir ke Museum Neโ€™ Gandeng ya.


Catatan kaki: akurat.co.id | celebes.co.id

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

WL
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.