kota kota ini warganya paling banyak punya motor denpasar paling atas - News | Good News From Indonesia 2026

Kota-kota Ini Warganya Paling Banyak Punya Motor, Denpasar Paling Atas

Kota-kota Ini Warganya Paling Banyak Punya Motor, Denpasar Paling Atas
images info

Motor | Srikanth Sistu/Unsplash


Ikuti GNFI di WhatsApp

Sepeda motor sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan harian masyarakat Indonesia. Moda transportasi roda dua ini menjadi pilihan utama warga untuk menunjang berbagai bentuk mobilisasi harian.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah sepeda motor di Indonesia pada 2025 mencapai 145.247.420 unit, meningkat drastis dari 139.450.013 unit pada tahun sebelumnya. Bahkan secara nasional, 84% rumah tangga di Indonesia tercatat memiliki kendaraan sepeda motor per 2025.

Kepemilikan sepeda motor ini tersebar luas di berbagai daerah. Namun, ada beberapa kota yang mencatatkan persentase sangat tinggi, salah satunya Kota Denpasar.

Kira-kira, kota mana saja yang kepemilikan motornya paling banyak di Indonesia?

baca juga

Daftar Kota di Indonesia dengan Kepemilikan Motor Terbanyak

Berdasarkan data BPS yang dirangkum oleh GoodStats tahun 2025, berikut adalah daftar 15 kota di Indonesia dengan persentase rumah tangga pemilik sepeda motor tertinggi:

  1. Denpasar: 97,37%
  2. Pangkalpinang: 96,60%
  3. Bontang: 95,98%
  4. Banda Aceh: 95,61%
  5. Samarinda: 95,28%
  6. Subulussalam: 95,09%
  7. Metro: 94,83%
  8. Pontianak: 94,63%
  9. Dumai: 94,48%
  10. Kediri: 94,01%
  11. Tanjungpinang: 93,93%
  12. Palangka Raya: 93,73%
  13. Pekanbaru: 93,71%
  14. Semarang: 93,68%
  15. Solok: 93,56%

Tingginya persentase ini membuktikan bahwa hampir seluruh rumah tangga di kota-kota tersebut mengandalkan sepeda motor dalam beraktivitas. Besar kemungkinan dalam satu rumah, ada lebih dari satu kendaraan bermotor yang dipakai sehari-hari.

Sepeda Motor Jadi Pilihan Utama Mobilisasi

Kawan GNFI, sudah menjadi rahasia umum jika banyak masyarakat di Indonesia memilih untuk menggunakan sepeda motor untuk bermobilisasi sehari-hari.

baca juga

Tingginya angka kepemilikan motor di berbagai kota Indonesia tentu berbanding lurus dengan pola kebutuhan mobilitas warganya. Hasil survei Jakpat yang dirangkum GoodStats menunjukkan bahwa 78% publik Indonesia memiliki sepeda motor sebagai moda transportasi harian.

Berdasarkan tujuan penggunanya, sebanyak 69% masyarakat memanfaatkan sepeda motor khusus untuk perjalanan menuju tempat kerja dan sekolah. Selain itu, motor juga banyak diandalkan untuk berbelanja kebutuhan harian, mengantar atau menjemput anggota keluarga, hingga bepergian jarak jauh.

Alasan utama yang mendorong warga memilih motor adalah kepraktisan dan kemampuannya dalam menembus kemacetan lalu lintas. Sebanyak 45% responden mengungkapkan bahwa motor sangat membantu mereka melewati kemacetan dan jalanan sempit secara cepat serta fleksibel.

Faktor ekonomi juga menjadi pendorong kuat mengapa kendaraan roda dua ini sangat diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. Sebanyak 35% responden memilih motor karena biaya operasionalnya yang lebih murah, dan 33% menganggap harganya jauh lebih terjangkau dibanding mobil.

baca juga

Kehadiran sepeda motor terbukti mempermudah pergerakan orang, barang, maupun jasa yang ikut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, pertumbuhan jumlah motor yang sangat pesat ini juga memicu tantangan baru berupa kemacetan lalu lintas, polusi udara, serta tingginya konsumsi BBM.

Meskipun tingkat kepemilikan kendaraan bermotor sangat tinggi, mobilitas masyarakatnya tidak serta merta menjadi mudah dan praktis. Banyaknya kendaraan bermotor sejatinya menunjukkan bahwa layanan atau jangkauan transportasi publik belum sepenuhnya merata.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.