sma taruna nusantara itu sekolah militer jangan jangan selama ini kita salah paham - News | Good News From Indonesia 2026

SMA Taruna Nusantara Itu Sekolah Militer? Jangan-Jangan Selama Ini Kita Salah Paham

SMA Taruna Nusantara Itu Sekolah Militer? Jangan-Jangan Selama Ini Kita Salah Paham
images info

SMA Taruna Nusantara Magelang


Ikuti GNFI di WhatsApp

Masuk SMA Taruna Nusantara tidak otomatis membuat seseorang menjadi calon tentara. Malahan, salah satu lulusannya kini telah menjadi ilmuwan di top 5 kampus ternama di Indonesia.

Sekali lagi, SMA Taruna Nusantara memang menerapkan aturan dengan kedisiplinan yang ketat. Siswa dibiasakan mengikuti kegiatan baris-berbaris, apel, menjalani kehidupan asrama, hingga memberikan penghormatan kepada siswa lain atau pembina. Akan tetapi, semua itu belum cukup untuk menyebut SMA Taruna Nusantara sebagai sekolah militer.

Namanya Taruna, Pendidikannya Memang Semi-Militer

Tidak salah jika banyak yang mengira SMA Taruna Nusantara adalah sekolah militer. Sebab, memang bisa dibilang, sekolah ini adalah sekolah semi-militer yang mengadopsi sebagian prinsip, aturan, dan pola kedisiplinan militer. Bahkan pendirinya pun dari kalangan militer.

SMA Taruna Nusantara berdiri pada 1990. Gagasan pendiriannya dicetuskan Jenderal TNI L.B. Moerdani pada 20 Mei 1985.

baca juga

Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui kerja sama TNI dan Taman Siswa dengan membentuk Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara atau LPTTN. Kampus pertamanya berada di Magelang, di atas lahan milik Akademi Militer dan diresmikan Jenderal Try Sutrisno.

Jadi, kalau sekolah ini sejak awal punya kedekatan dengan lingkungan militer, memang ada alasan historisnya. Akan tetapi, sejarah pendirian tersebut tidak serta-merta membuat SMA Taruna Nusantara menjadi lembaga pendidikan militer.

Sebab yang dididik tetap siswa sekolah menengah, bukan calon prajurit. Walaupun SMA Taruna Nusantara mengadopsi sejumlah pola kedisiplinan dan tata kehidupan yang identik dengan lingkungan militer, tetapi tujuan utamanya tetaplah pendidikan.

SMA Taruna Nusantara adalah Sekolah Berasrama

Kawan, SMA Taruna Nusantara menggunakan sistem pendidikan berasrama. Sistem ini membuat siswa tinggal di lingkungan sekolah sehingga sebagian besar aktivitasnya memiliki jadwal yang telah ditentukan, mulai dari jam belajar, makan, olahraga, hingga istirahat.

baca juga

Nah, di asrama, mereka mendapat pengawasan dan pengasuhan dari pamong. Pamong di SMA Taruna Nusantara bertugas mengajar mata pelajaran di kelas sekaligus terlibat dalam pengasuhan dan pendampingan siswa selama menjalani kehidupan di asrama.

Oleh karena itu, kehidupan sehari-hari siswa selama di asrama juga menjadi bagian dari proses pendidikan.

Lalu, Apakah Setelah Lulus Harus Masuk Akmil?

Tidak. SMA Taruna Nusantara bukan sekolah ikatan dinas militer. Lulusannya juga tidak otomatis masuk TNI ataupun diwajibkan melanjutkan pendidikan ke institusi militer.

Kalau ada siswa yang ingin masuk Akademi Militer, ia tetap harus mengikuti proses seleksi yang berlaku.

baca juga

Begitu pula jika ada siswa yang ingin menjadi dokter, insinyur, dosen, peneliti, pengusaha, atau menekuni profesi lain. Pilihan tersebut tetap terbuka.

Jaringan alumni SMA Taruna Nusantara atau IKASTARA disebut telah memiliki lebih dari 10.000 alumni dari 34 angkatan. Mereka tersebar di berbagai bidang, wilayah, profesi, dan minat.

Nama-nama alumninya juga tidak semuanya berkarier di lingkungan militer. Ada yang menjadi pejabat pemerintahan, akademisi, peneliti, hingga pengusaha.

Salah satu lulusan SMA Taruna Nusantara yang layak disebut adalah Nanik Purwanti. Ia merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara angkatan 1999 dan kemudian melanjutkan pendidikan di Institut Pertanian Bogor pada bidang Agricultural Engineering.

baca juga

Setelah itu, ia menempuh pendidikan magister Food Technology di Wageningen University & Research. Ia kemudian berkarier sebagai peneliti sekaligus staf pengajar di bidang teknik mesin dan biosistem IPB.

Meski demikian, jebolan sekolah SMA Taruna Nusantara yang pada akhirnya melanjutkan ke akademi militer juga tidak sedikit. Sebut saja putra Presiden ke-6 RI, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Teddy Indra Wijaya.

Nah, jadi, SMA Taruna Nusantara sebenarnya sekolah apa?

Kalau harus dijawab secara sederhana, SMA Taruna Nusantara adalah sekolah menengah berasrama yang menerapkan sistem pendidikan semi-militer.

baca juga

Yang membuatnya tampak berbeda dengan sekolah pada umumnya adalah cara sekolah mengatur kehidupan siswa. Pendidikan akademik berjalan bersamaan dengan kehidupan asrama, kedisiplinan, pengasuhan, kegiatan fisik, pembentukan karakter, serta tata kehidupan yang terstruktur.

Pada akhirnya, sekolah ini memang mengadopsi sejumlah pola kedisiplinan yang identik dengan lingkungan militer. Akan tetapi, pendidikan yang diberikan tidak membatasi siswa untuk menekuni profesi tertentu.

Jadi, jangan buru-buru menganggap setiap siswa yang mengenakan seragam SMA Taruna Nusantara sedang dipersiapkan menjadi tentara. Mereka memang dididik untuk disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Namun, soal akan menjadi apa setelah lulus, setiap siswa tetap punya jalannya masing-masing.

 

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.