singapura negara dengan siswa pintar di dunia hasil pisa 2025 - News | Good News From Indonesia 2026

Singapura, Negara dengan Siswa Pintar di Dunia Hasil PISA 2025

Singapura, Negara dengan Siswa Pintar di Dunia Hasil PISA 2025
images info

hasil PISA 2025 Singapura | Sumber: Photo by George Pak on Pexels


Ikuti GNFI di WhatsApp

โ€œSingapura negara dengan siswa terpintar di duniaโ€ kembaliย menarik perhatian setelah OECD merilis hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Dalam penilaian sains, Singapura menempati peringkat kedua dengan skor 560 poin, berada di bawah B-S-J-Z (China) yang memperoleh 597 poin.

PISA atauย Programme for International Student Assessment adalah asesmen internasional yang mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam menerapkan pengetahuan matematika, membaca, dan sains untuk menghadapi persoalan kehidupan nyata.

Hasilnya tidak semata-mata menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga memberikan gambaran mengenai kualitas sistem pendidikan suatu negara.

Lantas, bagaimana hasil PISA 2025, Singapura mampu mempertahankan performa akademiknya di tingkat global?

China dan Singapura Memimpin Daftar Negara dengan Performa PISA Tertinggi 2025

Berdasarkan laporan OECD PISA 2025, berikut daftar 16 negara dan wilayah ekonomi dengan skor sains tertinggi. Sains menjadi domain utama dalam asesmen kali ini, ditambahkan dengan matematika dan membaca menjadi pembanding tambahan.

Peringkat

Negara/Wilayah Ekonomi

Skor Rata-rata

1

B-S-J-Z (China)

597

2

Singapura

560

3

Makau (China)

541

4

Chinese Taipei

540

5

Jepang

538

6

Estonia

527

7

Korea Selatan

526

8

Inggris

511

9

Kanada

510

10

Selandia Baru

509

11

Australia

509

12

Finlandia

504

13

Amerika Serikat

502

14

Swiss

501

15

Irlandia

500

16

Austria

497

Dikutip dari OECD, PISA 2025 Results Volume I, Keunggulan kedua sistem pendidikan tersebut juga terlihat dalam domain lainnya. Pada matematika, B-S-J-Z (China) memperoleh 612 poin, sedangkan Singapura meraih 563 poin.

Sebaliknya, Singapura memimpin kemampuan membaca dengan 535 poin, diikuti B-S-J-Z (China) dengan 527 poin. Sebagai perbandingan, rata-rata OECD mencapai 463 poin untuk matematika dan 461 poin untuk membaca.

Data tersebut memperlihatkan bahwa Singapura termasuk negara dengan siswa terpintar di dunia berdasarkan capaian kompetensi akademik PISA 2025, khususnya karena konsistensi performanya dalam berbagai bidang.

Kebijakan Pemerintah yang Mendorong Kemajuan Pendidikan Singapura

Pemerintah Singapura menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi pembangunan nasional. Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) bertanggung jawab mengembangkan kebijakan, sementara National Institute of Education (NIE) berperan dalam mempersiapkan kompetensi tenaga pendidik.

Investasi terhadap kualitas guru dilakukan melalui pelatihan prajabatan dan pengembangan profesional sepanjang karier. Program SkillsFuture for Educators juga mendorong peningkatan kompetensi, mulai dari pembelajaran berbasis inkuiri hingga metode pengajaran yang menyesuaikan kebutuhan siswa.

Selain itu, kebijakan dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan masa depan. Salah satu contohnya adalah penerapan Full Subject-Based Banding secara menyeluruh sejak 2024, yang memberikan fleksibilitas kepada siswa untuk mengambil mata pelajaran berdasarkan kemampuan masing-masing.

Sistem Pendidikan Singapura yang Mengutamakan Kemampuan dan Kebutuhan Siswa

Salah satu karakteristik sistem pendidikan Singapura adalah penekanannya pada pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah. Kurikulum matematika, misalnya, tidak hanya berorientasi pada penguasaan rumus, tetapi juga kemampuan menerapkannya dalam berbagai persoalan.

Dalam pembelajaran sains, siswa didorong menjadi pembelajar aktif melalui pengamatan, penyelidikan, dan penerapan pengetahuan. Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa pengantar utama, sementara siswa juga wajib mempelajari bahasa ibu, seperti Mandarin, Melayu, atau Tamil.

Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi pengembangan kemampuan akademik sekaligus kompetensi bahasa dan pemahaman budaya.

baca juga

NUS hingga NTU, Kampus Bergengsi Singapura yang Mendunia

Kualitas pendidikan Singapura juga tercermin melalui reputasi perguruan tinggi. Dua institusi yang dikenal secara internasional adalah National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU).

Dalam QS World University Rankings 2027, NUS menempati peringkat ke-10 dunia, sedangkan NTU berada di posisi ke-12. NUS memiliki berbagai bidang pendidikan dan riset lintas disiplin, sementara NTU dikenal melalui pengembangan riset teknik, kecerdasan buatan, ilmu komputer, dan teknologi berkelanjutan.

baca juga

Apa yang Bisa Dipelajari Indonesia dari Sistem Pendidikan Singapura?

Pencapaian Singapura memberikan sejumlah pelajaran bagi Indonesia, terutama mengenai pentingnya investasi jangka panjang dalam pendidikan. Namun, tantangan pemerataan masih perlu menjadi perhatian.

Dalam PISA 2025, siswa Indonesia memperoleh rata-rata 389 poin dalam sains, lebih rendah dibandingkan rata-rata OECD sebesar 482 poin. OECD juga mencatat bahwa 37% siswa Indonesia bersekolah di institusi yang mengalami hambatan pembelajaran akibat kekurangan material pendidikan, sedangkan 39% menghadapi kendala infrastruktur sekolah.

Karena itu, penguatan kompetensi guru, pemerataan tenaga pendidik, peningkatan fasilitas belajar, serta pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan siswa perlu menjadi perhatian.

Kondisi geografis dan kesenjangan akses pendidikan antardaerah juga membutuhkan kebijakan yang lebih kontekstual.

Pada akhirnya, Indonesia bisa belajar dari sistemย pendidikan Singapura. Hal yang lebih penting adalah mengadaptasi praktik yang relevan dengan kebutuhan nasional.

Sebab, pencapaian negara dengan siswa terpintar di dunia bukan hanya ditentukan oleh kurikulum, melainkan juga konsistensi kebijakan, kualitas pengajar, dan kesempatan belajar yang merata bagi setiap siswa.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Evita lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Evita.

EV
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.