almamater presiden indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Mengenal Almamater Para Presiden Indonesia, dari ITB hingga Akmil

Mengenal Almamater Para Presiden Indonesia, dari ITB hingga Akmil
images info

Mengenal Almamater Presiden Indonesia, dari ITB hingga Akmil | Humas UI dan Pemkot Depok


Ikuti GNFI di WhatsApp

Pernahkah Kawan GNFI bertanya-tanya di mana saja almamater Presiden Indonesia? Kira-kira bagaimana riwayat pendidikan Presiden Indonesia? Apakah orang-orang yang pada akhirnya memegang kemudi negara ini berkuliah di kampus-kampus besar di luar negeri?

Pendidikan memang menjadi penyusun kerangka pengetahuan yang dimiliki manusia. Jadi, bukan hal yang mengherankan hal ini terus-menerus dibahas, bahkan tak jarang beberapa orang mungkin mencari informasi daftar almamater presiden Indonesia dari masa ke masa agar bisa meniru langkah salah satunya.

Penasaran kampus dan sekolah mana saja yang pernah menjadi saksi bisu tempat mereka menimba ilmu? Yuk, kita telusuri bersama daftar sekolah serta universitas tempat presiden Indonesia kuliah!

baca juga

Soekarno, Sang Proklamator yang Menempuh Pendidikan di ITB

Riwayat Pendidikan Soekarno Presiden Pertama Indonesia, Kuliah di ITB Ternyata!
info gambar

Riwayat Pendidikan Soekarno Presiden Pertama Indonesia, Kuliah di ITB Ternyata! | ITB


Perjalanan pendidikan presiden pertama RI, Ir. Soekarno, bermula dari HBS Surabaya sebelum melanjutkan ke Technische Hoogeschool te Bandoeng  (THS) mengambil jurusan Teknik Sipil pada tahun 1921. Kampus itu kini lebih dikenal sebagai Institut Teknologi Bandung (ITB).

Menurut laman resmi Alumni ITB, Soekarno sendiri sempat keluar dari kampus pasca berkuliah 2 bulan. Namun, ia mendaftar kembali dan berhasil lulus ujian insinyur tanggal 25 Mei 1926 dan mendapatkan gelar Ir. pada 3 Juli 1926 dalam acara Dies Natalis ke-6 TH Bandung.

Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia yang didirikan pada 3 Juli 1920 sebagai de Technische Hoogeschool te Bandoeng (TH) dan diresmikan sebagai ITB pada 2 Maret 1959. Universitas ini memiliki tujuan di antaranya untuk melakukan pengabdian ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka memajukan Indonesia.

Di kancah global, ITB menempati peringkat #256 QS World Rankings 2025 dan #59 QS Asian Rankings 2025. Bagi Kawan GNFI yang berminat di bidang teknik dan perancangan, bisa mencoba mencari tahu lebih lanjut soal program studinya di laman resmi kampus!

Soeharto, Presiden yang Tidak Menempuh Pendidikan Tinggi

Almamater Presiden Indonesia, Bagaimana Riwayat Pendidikan Soeharto?
info gambar

Almamater Presiden Indonesia, Bagaimana Riwayat Pendidikan Soeharto? | Arsip Nasional Kepresidenan RI


Berbeda dengan sebagian besar pemimpin lainnya, riwayat pendidikan Presiden kedua RI, Soeharto, lebih banyak diisi oleh pendidikan dasar, menengah, serta kelas militer profesional. Dalam berbagai sumber bahkan tertera sosoknya tidak mengenyam bangku perguruan tinggi.

Semasa kecil, Soeharto sering berpindah tempat tinggal dan bersekolah di Sekolah Desa (SD) Puluhan Godean, SD Pedes, Wuryantoro, hingga melanjutkan sekolah menengah di Muhammadiyah Yogyakarta.

Dalam buku Biografi Dari Pada Soeharto diterangkan karier militernya dimulai pada 1 Juni 1940 ketika mengikuti pelatihan militer program Kortverband di Gombong, Jawa Tengah, hingga lulus dengan predikat terbaik dan terpilih menjadi prajurit teladan. Untuk mendapatkan pangkat sersan, Soeharto akhirnya mengikuti ujian dan masuk ke Kader School di Gombong.

baca juga

BJ Habibie dan Perjalanan Akademisnya di Dunia Teknik

Almamater Presiden Indonesia: BJ Habibie Kuliah di RWTH Aachen University
Almamater Presiden Indonesia: BJ Habibie Kuliah di RWTH Aachen University | RWTH Aachen University & Martin Braun

Dikutip dari Khazanah Arsip Kepresidenan, Bacharuddin Jusuf Habibie menempuh pendidikan dasar di Parepare dan Ujung Pandang, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 5 Bandung dan Gouvernements Middelbare School.

Sempat berkuliah di jurusan aeromodelling ITB selama setahun, beliau kemudian memperdalam ilmu penerbangan dan spesialisasi konstruksi pesawat terbang di RWTH Aachen University, Jerman, pada tahun 1955–1960. Habibie meraih gelar Doktor dengan predikat summa cum laude pada 1965. 

Laman Top Universities menyebut RWTH Aachen University adalah universitas teknik terbesar di Jerman sekaligus salah satu yang paling bergengsi di Eropa dengan 9 fakultas, 260 institut. Universitas ini juga disebut sebagai salah satu lembaga ilmiah dan penelitian terkemuka di Eropa.

Kampus kelas dunia ini menduduki peringkat #90 dunia dalam THE World University Rankings serta #104 dalam QS World University Rankings. Jurusan teknik penerbangan yang ditekuni Habibie dikenal sangat menantang dan berstandar tinggi, meski begitu dedikasinya membuktikan bahwa putra bangsa mampu bersaing dan memimpin inovasi teknologi hingga kancah internasional.

baca juga

Gus Dur, dari Al-Azhar hingga Universitas Baghdad

Almamater Presiden Indonesia: Gus Dur, dari Al-Azhar hingga Universitas Baghdad
info gambar

Almamater Presiden Indonesia: Gus Dur, dari Al-Azhar hingga Universitas Baghdad | University of Baghdad


Dikutip dari salah satu publikasi UGM, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memulai pengembaraan intelektualnya ke luar negeri pada usia 22 tahun untuk menunaikan ibadah haji sekaligus melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Pada tahun 1966, beliau pindah ke Baghdad, Irak, dan bergabung dengan Department of Religion di Universitas Baghdad untuk mendalami ilmu sastra dan humaniora.

Universitas Al-Azhar di Kairo merupakan institusi pendidikan tinggi Islam tertua di dunia yang menawarkan program studi mulai dari hukum Islam, sains dan teknologi, hingga humaniora. Universitas ini didirikan pada tahun 970 atau 972 Masehi dan kini disebut Top Universities telah memiliki 81 fakultas, 9 institut, 359 departemen akademik, 42 ​​pusat studi, 6 rumah sakit universitas, dan 27 unit administrasi umum.

Sementara itu, Universitas Baghdad yang didirikan pada tahun 1908 merupakan universitas terbesar kedua di Timur Tengah dan tertua di Irak yang menaungi berbagai fakultas unggulan seperti hukum, teknik, kedokteran, dan pendidikan.

Megawati Soekarnoputri dan Dua Kampus yang Pernah Menjadi Tempatnya Belajar

Potret Universitas Indonesia, Kampus yang Sempat Jadi Tempat Megawati Soekarnoputri Belajar
info gambar

Potret Universitas Indonesia, Kampus yang Sempat Jadi Tempat Megawati Soekarnoputri Belajar | Universitas Indonesia


Putri sulung Bung Karno, Dyah Permata Megawati Soekarnoputri, menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Perguruan Cikini, Jakarta. Dalam perjalanan akademisnya, Megawati pernah tercatat sebagai mahasiswa di dua perguruan tinggi ternama di Indonesia, yaitu Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung (1965–1967) dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) (1970–1972).

Universitas Padjadjaran (Unpad) yang didirikan pada 11 September 1957 kini berstatus terakreditasi Unggul dengan posisi di QS World University Rankings #496. Pada awal berdiri, Unpad hanya memiliki 4 fakultas, tetapi bertambah seiring berjalannya waktu. Kini Unpad memiliki total 16 fakultas yang meliputi Psikologi, Ilmu Komunikasi, Kedokteran, Hukum, hingga Teknik Geologi.

Di sisi lain, Universitas Indonesia (UI) yang berakar dari STOVIA tahun 1849 merupakan salah satu kampus tertua dan paling prestisius di Indonesia, menaungi 16 fakultas serta menduduki peringkat #1 di Indonesia dan #49 di Asia (QS WUR 2025).

SBY, Presiden dengan Latar Pendidikan Militer dan Akademis

Riwayat Pendidikan Presiden dari Masa ke Masa, SBY Almamater Mana?
info gambar

Riwayat Pendidikan Presiden dari Masa ke Masa, SBY Almamater Mana? | IPB


Dikutip dari Kepustakaan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) awalnya sempat menempuh studi Teknik Mesin di ITS sebelum beralih ke PGSLP Malang dan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) di Magelang pada tahun 1970.

SBY menonjol sebagai taruna berprestasi dan keluar sebagai lulusan terbaik peraih penghargaan Adhi Makayasa pada tahun 1973. Dikutip dari laman resminya, lulusan Akmil sendiri dibekali kualifikasi akademis Diploma IV setara Sarjana Strata-1 dengan gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han).

Selain karier militer yang cemerlang, SBY juga meraih gelar Master of Arts (MA) dari Webster University, Amerika Serikat. Universitas ini berada di urutan 58 sebagai perguruan tinggi regional Midwest menurut U.S. News & World Report. Dikabarkan melalui laman resminya, IPB sendiri tahun ini menduduki peringkat 48 dalam ranking QS WUR by Subject 2026 di bidang Agriculture & Forestry.

SBY juga meraih gelar Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari IPB pada tahun 2004. IPB sendiri bermula dari Fakultas Pertanian UI di Bogor sejak tahun 1963 dan kini berkembang menjadi institusi dengan sembilan fakultas serta lima sekolah unggulan.

Nah, itu dia uraian seputar almamater presiden Indonesia dari era Soekarno hingga SBY. Ingin tahu lebih banyak kisah sejarah, profil tokoh, dan ragam wawasan menarik seputar Nusantara?

Yuk, jelajahi berbagai artikel inspiratif lainnya di Good News From Indonesia (GNFI) dan temukan informasi menarik baru tentang dunia pendidikan serta sejarah negeri kita tercinta!

baca juga

 

REFERENSI:

  • https://alumni.itb.ac.id/soekarno/
  • https://pusdipres.anri.go.id/presidenpedia
  • https://itb.ac.id/tentang-itb 
  • https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=2dgLEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA3&dq=biografi+presiden+soeharto&ots=78Vv7GMBWK&sig=2G0y6U8tvvGWdbjruXddBP0bAPg&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
  • https://pusdipres.anri.go.id/presidenpedia?slug=presiden-soeharto
  • https://museumkepresidenan.id/artikel/sang-mr-crack/
  • https://kab-temanggung.kpu.go.id/blog/read/profil-tokoh-bangsa-prof-dr-ing-bacharuddin-jusuf-habibie
  • https://www.rwth-aachen.de/cms/root/wir/aktuell/pressemitteilungen/september-2019/~dngqz/rwth-alumnus-bacharuddin-jusuf-habibie-g/?lidx=1
  • https://www.topuniversities.com/universities/rwth-aachen-university
  • https://www.topuniversities.com/universities/al-azhar-university
  • https://luk.staff.ugm.ac.id/kmi/islam/Paramadina/GusDur.html
  • https://en.uobaghdad.edu.iq/?page_id=45729
  • https://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/vice_president/?box=detail&id=8&from_box=list&hlm=1&search_ruas=&search_keyword=&activation_status=&presiden_id=3&presiden=gusdur
  • https://en.uobaghdad.edu.iq/?page_id=23586
  • https://reputation.ui.ac.id/id/tentang-kami/
  • https://www.unpad.ac.id/universitas/sejarah/
  • https://www.unpad.ac.id/fakultas/
  • https://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/biography/?box=detail&presiden_id=6&presiden=sby
  • https://tamankebangsaan.unej.ac.id/sby
  • https://www.alumniipbpedia.id/post/susilo-bambang-yudhoyono
  • https://www.akmil.ac.id/kurikulum
  • https://www.ipb.ac.id/page/sejarah-ipb/
  • https://www.ipb.ac.id/news/index/2026/03/ipb-university-kukuhkan-posisi-global-peringkat-dunia-meningkat-magnet-internasional-semakin-kuat/ 

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Allicia Dhea lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Allicia Dhea.

AD
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.