Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga bagian penting dari identitas, sejarah, dan kebudayaan suatu bangsa. Semangat tersebut dihadirkan melalui Dag ven het Nederlands atau perayaan Hari Bahasa yang diselenggarakan pada Sabtu, (31/10/2026)ย di Erasmus Huis, Jakarta.
Acara ini merupakan kolaborasi antara Kingdom of the Netherlands, Embassy of Belgium, Ambassade van de Republiek Suriname, Erasmus Huis, Program Studi di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (UI), serta Perkumpulan Pengajar Bahasa Belanda Indonesia (PPBBBI).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal keberagaman bahasa dan budaya melalui berbagai aktivitas menarik dan interaktif.
Mengusung semangat keberagaman, acara ini menghadirkan sejumlah kegiatan yang memadukan unsur edukasi, hiburan, seni, dan budaya. Pengunjung tidak hanya diajak mengenal bahasa dari berbagai negara, tetapi juga dapat merasakan pengalaman budaya secara langsung melalui berbagai stan dan pertunjukan yang tersedia.
Beragam Kegiatan Meriahkan Perayaan Hari Bahasa
Perayaan Hari Bahasa di Erasmus Huis Jakarta menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Fashion Show Competition, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menampilkan kreativitas dan ekspresi melalui busana.

Fashion show di Erasmus Huis๏ธฑFoto: Ardela
Selain itu, terdapat pemutaran film yang menghadirkan pengalaman menikmati film sebagai salah satu media untuk mengenal bahasa dan budaya. Pengunjung juga dapat mengunjungi stan makanan dan minuman untuk menikmati berbagai pilihan makanan dan minuman, serta Country Booths yang memperkenalkan karakteristik dan kebudayaan dari berbagai negara.
Suasana acara semakin meriah dengan adanya Special Music Performance yang menjadi hiburan bagi para pengunjung. Bagi mereka yang tertarik mempelajari bahasa Belanda, tersedia pula Dutch Language Corner sebagai ruang untuk mengenal bahasa tersebut lebih dekat.
Tidak hanya itu, pengunjung dapat mengabadikan momen melalui photobooth serta mengikuti permainan bahasa interaktifย yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif. Acara ini juga dilengkapi dengan Special Presentations yang memberikan tambahan wawasan mengenai bahasa dan kebudayaan.
Beragam kegiatan tersebut menjadikan perayaan Hari Bahasa bukan hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga kesempatan untuk belajar dan berinteraksi dengan berbagai budaya.
Antusiasme Mahasiswa dalam Mengenal Keberagaman Bahasa
Kegiatan Hari Bahasa ini mendapat respons positif dari para mahasiswa yang hadir. Beragam aktivitas yang diselenggarakan memberikan pengalaman menarik sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal bahasa dan budaya melalui cara yang lebih menyenangkan.
Nayla dan Fauzia, mahasiswa yang menghadiri acara tersebut, mengungkapkan antusiasme mereka.
Menurut keduanya, acara ini berlangsung meriah dengan berbagai permainan dan stan interaktif yang memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
โSeru banget, Booth-nya super interaktif, jadi kita bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. Selain itu, kita juga bisa mencoba berbagai macam makanan dari Belanda, Belgia, dan Suriname,โ ungkap Nayla dan Fauzia.
Antusiasme serupa juga disampaikan oleh Michelle, Ardela, dan Shofya yang berkesempatan menyaksikan Fashion Show Competition dan Special Presentations.
Ketiganya mengaku terkesan dengan penampilan para mahasiswa dalam fashionshow yang menampilkan perpaduan unsur budaya Indonesia, Amsterdam, Belanda, Suriname, dan Belgia.
Kreativitas mahasiswa dalam merepresentasikan keberagaman budaya melalui busana menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam acara tersebut.
โSeru banget! Fashion show-nya menarik karena menampilkan perpaduan budaya dari Indonesia, Amsterdam, Belanda, Suriname, dan Belgia. Presentasinya juga menambah wawasan kami tentang keberagaman budaya,โ ungkap Michelle, Ardela, dan Shofya.
Antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa kegiatan berbasis budaya dapat menjadi sarana alternatif untuk memperkenalkan bahasa kepada generasi muda. Interaksi secara langsung juga memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran bahasa di dalam kelas.
Dengan akses gratis, pengunjung memiliki kesempatan untuk menikmati berbagai rangkaian kegiatan sekaligus memperoleh pengalaman baru mengenai keberagaman bahasa dan budaya.
Penyelenggaraan kegiatan di Erasmus Huis juga sejalan dengan peran pusat kebudayaan tersebut sebagai ruang pertukaran seni, pengetahuan, dan pengalaman antara Indonesia dan Belanda. Erasmus Huis secara konsisten menghadirkan berbagai program kebudayaan yang terbuka bagi masyarakat luas.
Melalui perayaan Hari Bahasa ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya mempelajari dan menghargai bahasa sebagai bagian dari identitas budaya. Mengenal bahasa membuka kesempatan untuk memahami cara pandang, tradisi, dan kehidupan masyarakat dari berbagai belahan dunia.


