Cuaca panas dan udara kering selama musim kemarau tidak hanya membuat tubuh lebih cepat haus. Bagi sebagian orang, kondisi tersebut juga dapat membuat tenggorokan terasa kering, hidung tidak nyaman, batuk, hingga pilek.
Keluhan batuk pilek atau yang sering disebut bapil memang cukup umum. Namun, ketika musim kemarau datang, paparan debu dan kualitas udara yang kurang baik dapat membuat saluran pernapasan semakin mudah mengalami iritasi.
Kondisi tersebut juga perlu menjadi perhatian warga Semarang yang setiap hari beraktivitas di luar rumah. Lalu, bagaimana cara mengatasi bapil di musim kemarau agar keluhan tidak semakin mengganggu aktivitas?
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.
1. Perbanyak Minum Air Putih
Baca Selengkapnya

