Memperkuat potensi sektor peternakan lokal serta mendorong produktivitas hewan ternak warga. Tim KKNT IPB University Kabupaten Bogor Kelompok 41 menggelar pelayanan kesehatan ternak ruminansia kecil seperti kambing dan domba.
Kegiatan berupa pelayanan pemeriksaan kebuntingan berbasis Ultrasonography (USG) dan pemberian suplemen vitamin ini dilaksanakan di wilayah RT 02 dan RT 03, RW 08 Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang pada Kamis–Jumat (6–7/8/2026).
Inisiatif ini menargetkan ternak ruminansia kecil milik warga, khususnya kambing dan domba, yang menjadi salah satu komoditas tabungan ekonomi utama bagi masyarakat di wilayah RW 08 Desa Leuwiliang. Mereka memang berkecimpung di dunia pertanian, perkebunan, dan peternakan dalam kesehariannya, hingga membuat mahasiswa merasa melakukan program kerja ini akan bermanfaat dan diperlukan warga Desa Leuwiliang.
Pelayanan dilakukan secara door-to-door ke kandang kambing dan domba milik warga Desa Leuwiliang khususnya warga RW 08 melalui beberapa tahapan:
Pemeriksaan Fisik & Pemberian Vitamin
Pengecekan kondisi umum ternak disusul pemberian injeksi vitamin guna meningkatkan imunitas, mencegah stres, dan mengoptimalkan nafsu makan. Faktanya, di lapangan banyak dijumpai hewan ternak yang dalam keadaan sakit, seperti pincang, patah kaki, flu, gatal-gatal, jamur di sekujur tubuh dan masih banyak lagi. Diharapkan pemeriksaan dan pemberian vitamin dapat membuat hewan ternak dapat kembali lagi untuk dijual.
Pemeriksaan USG Kebuntingan
Proses ini menggunakan perangkat USG portabel untuk mendeteksi status kehamilan ternak betina secara dini dan akurat. Dengan begitu, dapat membantu peternak mengatur pola pakan secara efisien.
Saat terjun di lapangan, tim mendapatkan beberapa laporan dari warga yang menyatakan kematian induk saat hamil ataupun anaknya saat lahir, laporan seperti kecacatan lahir juga diterima. Inilah mengapa program dijalankan.
Edukasi & Edukasi Sanitasi
Program ini melibatkan pendampingan langsung terkait perawatan kandang dan pemenuhan nutrisi pakan harian. Kurangnya pemahaman warga akan pengetahuan mengenai pemeliharaan ternak membuat produktifitas ternak tidak berjalan secara maksimal.
Pemberian informasi seperti pakan yang baik dan sesuai jadwal, pemberian vitamin, pembersihan kandang, pengecekan kesehatan berkala, dan informasi lainnya diberikan agar warga bisa memaksimalkan potensi hasil ternak yang didapatkan.

Dokumentasi: PDD KKNT Bogor Kab 41
Inisiatif ini disambut antusias oleh warga, pengurus RW 08, maupun para pemuda setempat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya dukungan maupun pemberian pendampingan yang dilakukan oleh pemuda sekitar saat proses program kerja dilaksanakan.
Tidak hanya warga sekitar, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Penyuluh Pertanian Desa Leuwiliang, dibantu dokter hewan dari sana.
Peralatan yang dibutuhkan seperti USG, vitamin, dan berbagai alat penunjang kegiatan juga diberi peminjaman oleh pihak Badan Penyuluh Pertanian untuk digunakan mahasiswa dalam melaksanakan program kerja.
Mahasiswa berharap, hal kecil yang dilakukan dapat membantu warga dan masyarakat lebih luas, khususnya warga masyarakat RW 08 Desa Leuwiliang.
Penulis: Syiyaq Zahria Hayati Jamilah dan Alya Hafshahri Ratu Irwisysa
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


