Sebagai negara dengan tingkat pluralitas yang tinggi, menjaga kerukunan bangsa tentu bukanlah hal yang mudah. Namun, realitanya masih banyak masyarakat yang hidup di tengah keberagaman budaya dan keyakinan dengan rukun dan harmonis.
Berdasarkan Skor Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) akhir Juli 2026, skor kerukunan umat beragama di Indonesia menyentuh angka 77,89. Jumlah ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 76,40.
Skor di tahun 2026 ini masuk ke dalam kategori "Tinggi". Menariknya, indeks ini terus meningkat selama lima tahun belakangan.
Sebagi informasi, pengukuran IKUB 2025 dilakukan melalui riset kuantitatif dengan melibatkan 13.846 responden dari berbagai latar belakang di seluruh provinsi. Ada tiga dimensi yang menjadi tolok ukur dalam penentuan IKUB, yakni Toleransi, Kesetaraan, dan Kebersamaan.
Di tahun sebelumnya, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi provinsi yang paling harmonis. Di tahun 2026 ini, provinsi mana yang menempati peringkat pertama?
10 Provinsi Paling Harmonis
Berdasarkan data nilai KUB per provinsi, berikut adalah 10 wilayah memiliki indeks kerukunan paling tinggi di Indonesia:
- Kalimantan Utara (87,23)
- Sulawesi Tenggara (86,52)
- Kepulauan Bangka Belitung (85,41)
- Sulawesi Utara (85,27)
- Sumatera Barat (85,02)
- DI Yogyakarta (84,82)
- Kepulauan Riau (83,68)
- Papua Barat (82,97)
- Sulawesi Selatan (82,30)
- Sumatera Utara (81,56)
Dari daftar di atas, Kaltara sukses menduduki peringkat pertama sebagai provinsi paling harmonis dengan skor 87,23. Di bawahnya ada Sulawesi Tenggara dengan skor 85,52 dan disusul oleh Kepulauan Bangka Belitung dengan 85,41.
Namun, tahukah Kawan GNFI jika di tahun 2024, tiga provinsi teratas itu tidak masuk ke dalam daftar 10 besar. Akan tetapi, hanya berselang satu tahun setelahnya, ketiganya justru meroket dan menjadi tiga teratas sebagai provinsi paling harmonis. Hal ini menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama di Indonesia semakin baik.
Sebagai tambahan informasi, secara nasional, dimensi Toleransi mencatatkan skor tertinggi sebesar 88,82, disusul dimensi Kesetaraan (79,35) dan Kebersamaan (65,49). Angka toleransi yang sangat tinggi ini didorong oleh subdimensi menghormati antarumat beragama yang mencapai skor 95,42.
Kaltara, Provinsi Paling Harmonis
Dari data KUB, provinsi termuda di Kalimantan ini memiliki nilai dimensi Toleransi yang tinggi, yakni 93,38. Angka ini menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat terhadap keberadaan umat agama lain dan hidup secara rukun.
Disadur dari situs resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Kaltara adalah contoh provinsi yang memiliki kondisi masyarakat yang sangat majemuk. Berdasarkan data kependudukan, mayoritas penduduknya beragama Islam (73,3 persen), diikuti Protestan (19,4 persen), Katolik (6,7 persen), dan kepercayaan atau agama lain (0,6 persen).
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakatnya terbiasa untuk saling menerima dan menghormati latar belakang dan perbedaan masing-masing. Mereka hidup berdampingan dengan harmonis.
Menariknya, skor dimensi Kebersamaan provinsi ini mencapai 84,43. Angka ini juga jauh melampaui rata-rata nasional pada dimensi yang sama yang hanya berada di angka 65,49. Tingginya partisipasi dalam aksi bahu-membahu (take and give) serta kolaborasi lintas agama dalam kehidupan bermasyarakat menjadi faktor kunci yang membuat provinsi ini sangat harmonis.
Selain itu, dimensi Kesetaraan di Kaltara juga mencatatkan skor tinggi, yaitu 83,88. Capaian ini menandakan bahwa setiap individu di Kaltara mendapatkan perlindungan hak dan kewajiban yang sama, termasuk dalam hal jaminan perlindungan menjalankan ibadah dan pembangunan rumah ibadah.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

