Mahasiswa KKN Bela Negara Sustainable Development Goals (SDGs) Kelompok 26 UPN "Veteran" Jawa Timur resmi melaksanakan program kerja unggulan di Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
Melalui program tersebut, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui digitalisasi UMKM.
Kehadiran mahasiswa KKN SDGs ini disambut hangat oleh perangkat desa serta warga setempat. Program yang dirancang tidak hanya berorientasi pada penyampaian teori, tetapi juga memberikan edukasi praktis dan pendampingan langsung secara bertahap agar dampaknya dapat dirasakan secara jangka panjang.
Dorong Kesadaran Lingkungan melalui Pemilahan Sampah Rumah Tangga
KKN UPNVJT
Kelompok mahasiswa tersebut memanfaatkan Forum Rapat Pleno PKK Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, sebagai sarana untuk melaksanakan sosialisasi mengenai optimalisasi pengelolaan sampah.
Acara yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh PKK Desa Mojotengah.
Pada kesempatan yang sama, mahasiswa KKN Kelompok 10 Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang turut memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan sekaligus memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Mojotengah.
Kehadiran mahasiswa dari dua perguruan tinggi dalam aktivitas yang sama menunjukkan sinergi dalam mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di desa.
Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa KKN SDGs Kelompok 26 UPN "Veteran" Jawa Timur mengangkat tema optimalisasi pengelolaan sampah di Desa Mojotengah. Materi yang disampaikan meliputi kondisi timbulan sampah di Kabupaten Jombang serta gambaran pengelolaan sampah pada tahun 2025 yang disajikan melalui grafik dan data pendukung.
Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa menjelaskan pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan rumah tangga, seperti mengurangi timbulan sampah, melakukan pemilahan sesuai jenisnya, serta mengelola sampah secara tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kader PKK, mengenai pentingnya peran setiap individu dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi dan menyimak materi yang disampaikan hingga sesi diskusi.
Pemanfaatan forum rapat pleno sebagai media penyampaian edukasi dinilai menjadi langkah yang efektif karena mahasiswa dapat menjangkau masyarakat secara langsung tanpa mengganggu agenda utama kegiatan PKK.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jawa Timur berharap sosialisasi yang diberikan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sekaligus mendorong terciptanya lingkungan Desa Mojotengah yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Akselerasi Ekonomi Lokal Lewat Digitalisasi dan Branding UMKM
Di sektor perekonomian, potensi produk UMKM di Desa Mojotengah memiliki potensi yang besar. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam aspek pemasaran, identitas visual (branding), serta adopsi teknologi finansial.
Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, tim KKN mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan program kerja “Pendampingan Branding dan Digitalisasi UMKM” untuk membantu para pelaku usaha lokal agar lebih siap bersaing di era pemasaran digital sekaligus memperkuat identitas usaha mereka.
Program ini diawali pada 17 Juli 2026 dengan pelaksanaan survei terhadap sejumlah UMKM di Desa Mojotengah. Survei tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi terkini masing-masing usaha, memahami kebutuhan spesifik para pelaku UMKM, serta menentukan bentuk pendampingan yang paling sesuai.
Selanjutnya pada 22—24 Juli 2026, mahasiswa melaksanakan pendampingan secara door to door dengan mengunjungi setiap UMKM secara langsung.
Selama kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pendampingan dalam beberapa aspek utama. Pertama, mereka membantu pelaku usaha mendaftarkan usahanya ke Google Maps, sehingga toko maupun tempat produksi menjadi lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen.
Kedua, mereka mendampingi UMKM dalam proses pendaftaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran nontunai. Inisiatif itu diharapkan dapat mempermudah proses transaksi sekaligus mendukung adaptasi UMKM terhadap perkembangan ekosistem pembayaran digital.
Selain itu, para pelaku UMKM juga memperoleh pelatihan fotografi produk menggunakan lightbox portable. Pelatihan ini mencakup teknik pencahayaan, penataan produk, serta pengambilan sudut foto untuk menghasilkan gambar produk yang lebih menarik sebagai media promosi. Sebagai upaya tambahan, mahasiswa KKN juga merancang dan membuat banner promosi bagi beberapa UMKM setempat untuk mendukung pemasaran produk.
Program pendampingan ditutup pada 27 Juli 2026 dengan kunjungan lanjutan ke UMKM untuk menyerahkan hasil pendampingan, yang meliputi banner promosi, foto produk yang telah dibuat, serta hasil cetak kode QRIS.
Melalui program ini, diharapkan UMKM di Desa Mojotengah semakin siap memanfaatkan teknologi digital dalam memgembangkan usahanya, meningkatkan daya saing produk, serta memperluas akses pasar secara berkelanjutan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


