Kayu jati yang sering dipakai sebagai material utama rumah joglo memang terkenal kokoh dan tahan terhadap perubahan cuaca. Namun tanpa perawatan berkala, serat alami dan ketahanannya dapat menurun seiring berjalannya waktu. Sehingga, cara merawat kayu pada rumah joglo dengan benar menjadi hal terpenting dalam menjaga keindahan serta kekuatan kayu jati, agar joglo tetap awet dan tahan hingga ratusan tahun.
Bagi Kawan yang memiliki joglo, baik itu sebagai rumah atau untuk restoran, berikut ini ada beberapa cara dalam merawat kayu sesuai yang dilakukan oleh Bapak Suwardi selaku pemilik joglo bersejarah berusia 2,5 abad yang pernah disinggahi oleh Jenderal Sudirman.
Cara Merawat Kayu Jati Rumah Joglo

cara merawat kayu jati | Sumber: Photo by Ono Kosuki from Pexels
Merawat kayu pada rumah joglo bukan sesuatu yang mudah dan murah. Diperlukan perhatian ekstra, penggunaan bahan pembersih yang tepat agar tidak mengalami kerusakan dan terkadang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Berikut adalah cara merawat kayu jati pada rumah joglo yang dapat Kawan GNFI terapkan secara mandiri:
1.Pembersihan Harian dari Debu
Bersihkan permukaan kayu rumah joglo dari debu menggunakan kain microfiber kering secara rutin. Jika terdapat noda yang susah dibersihkan, basahi kain microfiber menggunakan air hangat, usap perlahan pada area noda, lalu segera keringkan kembali.
2. Pemberian Lapisan Minyak Khusus (Teak Oil / Beeswax)
Supaya kayu rumah joglo tidak mudah retak dan tetap lembap, oleskan teak oil atau beeswax setiap beberapa bulan sekali. Tuangkan atau semprotkan cairan ini ke kain terlebih dahulu sebelum dioleskan secara merata searah serat kayu.
3. Segera Perbaiki Genteng bila Pecah
Segera ganti apabila ada genteng yang pecah, khususnya di musim penghujan. Genteng yang pecah menjadi jalan bagi air hujan untuk masuk ke dalam joglo dan membahasi kayu-kayu nya. Bila ini terus dibiarkan lama kelamaan kayu akan menjadi lapuk dan bangunan rumah joglo menjadi rapuh bahkan bisa ambruk dalam waktu singkat.
5. Bersihkan Kayu Rumah Joglo Lama Menggunakan Air Teh
Untuk rumah joglo yang sudah berdiri lama atau berusia puluhan hingga ratusan tahun, bahan alami bisa menjadi solusi pemeliharaan terbaik tanpa merusak serat kayu tua.
Sebagai pemilik joglo berusia 250 tahun, Bapak Suwardi dari Gunung Kidul seringkali mengusap permukaan kayu jati pada rumah joglo lawasnya menggunakan rebusan air teh hitam. Menurutnya, air teh dapat menjaga kekuatan kayu sekaligus mempertahankan keaslian warnanya agar tetap mengilap dan tidak kusam. Kandungan tanin alami dalam air teh mampu mengangkat kotoran, membuat kayu jati mengkilap, dan menonjolkan warna serat kayu tanpa bahan kimia keras.
Bagaimana Cara Agar Kayu Tidak Mudah Lapuk?
Selain perawatan harian di atas, ada beberapa langkah pencegahan yang perlu Kawan lakukan. Hal ini diperlukan agak kayu pada rumah joglo tidak mudah lapuk pelapukan baik karena suhu maupun serangan rayap. Beberapa langkah tersebut antara lain:
Menjag sirkulasi udara dan mengontrol kelembapan. Lapuk terjadi akibat jamur pembusuk yang tumbuh pada kelembapan di atas 20%. Pastikan ventilasi ruangan berfungsi optimal.
Pelapisan ulang menggunakan vernis. Aplikasikan ulang lapisan pelindung (coating) kedap air setiap beberapa tahun sekali untuk menutup pori-pori kayu dari resapan air.
Pencegahan rayap secara berkala. Kawan bisa menggunakan cairan anti-rayap berbahan alami atau lakukan pemeriksaan fondasi secara berkala. Pada rumah joglo perhatikan pada tiang penyangga utama (soko guru) nya.
Dengan menerapkan cara merawat kayu rumah joglo di atas secara konsisten, Kawan tidak hanya menjaga fisik bangunan atau furnitur di rumah, tetapi juga melestarikan bagian dari warisan budaya dan keahlian arsitektur Nusantara agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


