tenun ikat sumba naik kelas astra dorong perempuan jadi penggerak ekonomi desa - News | Good News From Indonesia 2026

Tenun Ikat Sumba Naik Kelas, Astra Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Tenun Ikat Sumba Naik Kelas, Astra Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
images info

Tenun sumba/Astra


PT Astra International Tbk (“Astra”) terus memperkuat pengembangan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur sebagai salah satu sentra pelestarian Tenun Ikat khas Sumba. Program tersebut tidak hanya berfokus menjaga warisan budaya, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama perempuan yang menjadi penggerak utama industri tenun di wilayah tersebut.

Desa Sejahtera Astra Sumba Timur menaungi lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Mauliru, Lambanapu, dan Kawangu. Sejak bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra pada 2025, inisiatif ini telah memberikan dampak kepada 1.295 masyarakat setempat.

Program tersebut juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat hingga 50%, menciptakan 67 lapangan kerja baru, serta memastikan 100% produk yang dihasilkan dapat terserap pasar. Capaian ini menunjukkan potensi budaya lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.

97 Persen Perajin Tenun Ikat Sumba Adalah Perempuan

Saat ini, ekosistem Desa Sejahtera Astra Sumba Timur melibatkan sekitar 250 perajin. Menariknya, sebanyak 97% dari jumlah tersebut merupakan perempuan. Mereka memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi Tenun Ikat khas Sumba sekaligus menopang perekonomian keluarga.

Melalui pendampingan peningkatan kapasitas, pengembangan produk, hingga perluasan akses pasar, para perajin didorong agar mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing lebih tinggi. Dengan pendekatan tersebut, Tenun Ikat khas Sumba tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya turun-temurun, tetapi berkembang menjadi sumber penghasilan bagi keluarga dan komunitas.

“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya bahwa setiap daerah memiliki potensi yang dapat menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat. Di Sumba Timur, pelestarian Tenun Ikat tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya perempuan, melalui penguatan kapasitas, akses pasar, dan kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Penguatan peran perempuan dalam ekosistem Tenun Ikat juga menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi desa yang lebih inklusif. Keahlian tradisional yang diwariskan lintas generasi kini memiliki peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Transformasi Digital Buka Pasar Baru bagi Perajin

Pengembangan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur turut diperkuat oleh Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards Tahun 2023 sekaligus penggerak Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Reza Permadi.

Melalui inisiatif Digital Transformation for Sustainable Tourism, Culture & Heritage, Reza mendorong transformasi digital desa wisata dengan menghadirkan sistem manajemen pengunjung. Teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat visibilitas destinasi di pasar domestik dan internasional.

Transformasi digital juga memperluas akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya perajin Tenun Ikat khas Sumba. Integrasi antara teknologi dan kearifan lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk budaya.

Reza juga menghadirkan pendekatan multidisiplin dengan mendampingi masyarakat agar mampu mengadopsi teknologi secara efektif dari hulu hingga hilir. Model pengembangan tersebut membuka peluang standardisasi produk kerajinan untuk menembus pasar ekspor.

Selain itu, kewirausahaan desa terus diperkuat melalui pengembangan unit usaha berbasis digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan tanpa meninggalkan identitas budaya masyarakat Sumba Timur.

Warisan Budaya Jadi Kekuatan Ekonomi Desa

Pengembangan Tenun Ikat khas Sumba menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi. Tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi kini memperoleh dukungan pengembangan kapasitas, teknologi, serta akses pasar yang lebih luas.

Melalui Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, masyarakat tidak hanya menjadi penjaga warisan budaya, tetapi juga pelaku utama dalam pengembangan ekonomi lokal. Perempuan perajin memiliki ruang semakin besar untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mempertahankan identitas budaya daerah.

Semangat Astra dalam mendukung pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan potensi lokal sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Dengan kolaborasi, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kapasitas masyarakat, Tenun Ikat khas Sumba diharapkan terus lestari sekaligus menjadi kekuatan ekonomi yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sumba Timur.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.