Apakah Kawan GNFI menganggap bahasa Indonesia mudah untuk dipelajari? Mungkin sebagian akan menjawab iya dan sebagian lainnya tidak.
Bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional di Indonesia. Bahkan, belakangan semakin banyak orang tua yang mengenalkan bahasa Indonesia dan bahasa asing seperti Inggris atau Mandarin kepada anak mereka sebagai bahasa ibu alih-alih mengajarinya dengan bahasa daerah.
Uniknya lagi, terdapat fenomena di mana siswa merasa jika bahasa Indonesia lebih sulit dibandingkan bahasa asing yang dipelajari di sekolah saat ujian berlangsung. Ada siswa yang nilai ujian bahasa asingnya jauh lebih tinggi dibandingkan bahasa Indonesia.
Disadur dari Badan Bahasa, meskipun bahasa Indonesia selalu dituturkan, tapi nyatanya memang masih banyak masyarakat yang menganggapnya sulit.
Badan Bahasa menyebut jika hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya pemahaman penggunaan bahasa baku dan tidak baku, banyak masyarakat yang meremehkan definisi sebuah kata, minimnya penguasaan struktur kalimat, perubahan struktur ejaan dalam bahasa Indonesia, dan kurangnya minat generasi muda dalam mempelajari bahasa Indonesia.
Namun, meskipun banyak masyarakat Indonesia yang menganggap bahasa ini sulit, ternyata orang asing justru merasa jika bahasa Indonesia sangat mudah dipelajari, khususnya bagi penutur bahasa Inggris. Apa alasannya?
Bahasa yang Paling Mudah Dipelajari bagi Penutur Bahasa Inggris
Data United States Foreign Language Training yang dihimpun oleh SeasiaStats menunjukkan bahwa Indonesia berada di peringkat ke-6 sebagai bahasa yang paling mudah dipelajari bagi penutur bahasa Inggris. Berikut adalah daftarnya:
- Bahasa Norwegia
- Bahasa Swedia
- Bahasa Spanyol
- Bahasa Belanda
- Bahasa Portugis
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Italia
- Bahasa Prancis
- Bahasa Swahili
Banyak bahasa di atas yang memiliki kemiripan dengan bahasa Inggris, entah dari kosakata maupun struktur kalimatnya. Tata bahasanya cenderung mudah dipahami dan aturan pengucapannya pun tidak rumit.
Contoh bahasa asing non-Inggris yang dekat dengan bahasa Inggris adalah bahasa Norwegia dan Swedia. Bahkan, bahasa Swedia memiliki akar Jermanik yang sama dengan bahasa Inggris, sehingga lebih mudah dipelajari.
Alasan Mengapa Bahasa Indonesia Mudah Dipelajari
Bahasa Indonesia dianggap mudah dipelajari karena strukturnya sederhana dan berbeda dengan bahasa lainnya. Tidak ada tingkatan khusus dalam bahasa Indonesia.
Selain itu, bahasa Indonesia juga tidak memiliki kala atau dalam bahasa Inggris disebut tenses. Kejadian hari ini, saat ini, esok, atau pun yang sudah terjadi tidak akan merubah struktur dalam bahasa Indonesia. Hal ini berbeda dengan bahasa Inggris yang akan berubah mengikuti waktu kejadian.
Lebih lanjut, bahasa Indonesia juga tidak menggunakan tata bahasa gender seperti halnya bahasa Inggris atau Jerman. Penggunaan alfabet Latin (A-Z) turut mempermudah pembelajaran, karena huruf Latin juga sangat lumrah digunakan di seluruh dunia.
Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri jika bahasa Indonesia juga memiliki “sisi sulit” untuk dipelajari. Bahasa Indonesia memiliki banyak sekali kosakata.
Di era modern ini, semakin banyak bahasa serapan atau bahasa slang yang diucapkan oleh anak-anak muda dan jauh dari kosakata asli bahasa Indonesia. Umumnya orang asing yang belajar bahasa Indonesia akan mempelajari bahasa ini dari buku, sehingga bahasanya pun cenderung formal dan kaku.
Mengutip dari Language Center Universitas Negeri Jakarta, penggunaan imbuhan seperti me-, ber-, -kan, dan lain sebagainya juga dianggap sebagai tantangan tersendiri bagi para bule. Mereka membutuhkan waktu dan latihan ekstra agar betul-betul memahami dan menguasai bahasa Indonesia.
Saat ini, penggunaan bahasa Indonesia semakin meluas. Ada cukup banyak sekolah dan kampus yang mengajarkan bahasa Indonesia, seperti di Australia dan Mesir.
Bahkan, bahasa Indonesia juga sudah resmi dijadikan sebagai bahasa Sidang Umum UNESCO sejak tahun 2023 silam. Bahasa Indonesia “debut” dalam forum tersebut di Sidang Umum UNESCO ke-43 di tahun 2025. Hal ini menunjukkan eksistensi dan pengakuan dunia terhadap bahasa Indonesia.
Jika penutur bahasa Inggris menganggap bahasa Indonesia mudah, bagaimana dengan Kawan GNFI?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


