Bagi sebagian orang, kesempatan datang untuk ditunggu. Namun bagi Ghufran Rabbir Rahman, kesempatan adalah sesuatu yang harus diambil. Keputusan untuk mendaftarkan diri sebagai delegasi Management Board Conference (MBC) 2026 bukanlah sekadar keinginan untuk menghadiri konferensi nasional.
Bagi Ghufran, langkah tersebut menjadi bentuk pembuktian atas pelajaran yang ia dapatkan sejak bergabung dengan AIESEC pada tahun 2024: keberanian untuk mengambil peluang yang ada, meskipun disertai risiko dan ketidakpastian.
“Sejak menjadi anggota AIESEC, salah satu hal yang paling saya pelajari adalah bagaimana mengambil kesempatan yang ada. MBC menjadi turning point bagi saya untuk membuktikan hal tersebut,” ujarnya.
Keingintahuan untuk merasakan pengalaman belajar dalam skala nasional bersama anak-anak muda dari seluruh Indonesia menjadi salah satu alasan utama yang mendorongnya untuk mendaftar.
Baginya, kesempatan tersebut terlalu berharga untuk dilewatkan. Saat akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berangkat sebagai delegasi AIESEC in UNAND, perasaannya bercampur aduk. Di satu sisi, ia merasa bangga karena dipercaya mewakili local committee.
Namun di sisi lain, ada tanggung jawab besar yang turut menyertainya. Sebagai salah satu dari dua delegasi yang hadir dari AIESEC in UNAND bersama Local Committee President, Ghufran merasa perlu menunjukkan representasi terbaik dari local committee yang dibawanya.
“Saya merasa harus memberikan yang terbaik dan aktif selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Meski datang dari berbagai daerah dan latar belakang, suasana yang ia temukan selama konferensi justru terasa hangat dan akrab. Bagi Ghufran, pertemuan dengan delegates dari berbagai local committee menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama MBC.
Ia menggambarkan suasana tersebut layaknya sebuah keluarga besar. Duduk bersama, berbagi cerita tentang perkembangan masing-masing local committee, bercanda, hingga saling memberikan dukungan menjadi bagian yang tidak terlupakan dari perjalanan tersebut.
“Rasanya bukan seperti bertemu orang asing. Saya merasa menjadi bagian dari mereka juga,” ungkapnya.
Kesan tersebut semakin terasa ketika konferensi berakhir. Banyak delegates yang menyampaikan rasa senang dan terima kasih karena telah mengenalnya selama kegiatan berlangsung.
Momen itu menjadi salah satu tanda bahwa ia berhasil membawa identitas dirinya sekaligus merepresentasikan AIESEC in UNAND dengan baik.
Di antara berbagai sesi yang diikuti, salah satu momen yang paling membekas adalah kesempatan mendengarkan pengalaman para pembicara internasional, termasuk Martha.
Bukan hanya berbicara tentang pencapaian, para pembicara juga membagikan cerita mengenai kegagalan, tantangan, dan ekspektasi yang tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Bagi Ghufran, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan kepemimpinan tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya hasil yang diperoleh berbeda dari harapan awal.
Namun yang terpenting adalah keberanian untuk terus mencoba dan bertumbuh. Lebih dari sekadar konferensi, MBC 2026 memperkuat keyakinannya terhadap budaya yang selama ini dibangun di AIESEC.
Menurutnya, organisasi ini selalu menanamkan eagerness atau keberanian untuk memulai, mengambil langkah pertama, dan keluar dari zona nyaman.
Nilai tersebut yang kemudian ia rasakan secara nyata selama konferensi berlangsung. Baginya, kesempatan seperti MBC bukan hanya tentang menjadi peserta, tetapi juga tentang bagaimana setiap individu dapat mempersiapkan dirinya untuk memberikan kepemimpinan yang berdampak bagi masa depan.
Ketika diminta menyimpulkan pelajaran terbesar yang dibawa pulang dari MBC 2026, Ghufran menjawab dengan sederhana, tetapi bermakna: unity as AIESECer and courage to take a step ahead.
Melalui empat hari perjalanan tersebut, ia belajar bahwa keberanian membuka pintu bagi berbagai kesempatan baru. Namun, yang membuat pengalaman itu semakin berharga adalah orang-orang yang ditemui sepanjang perjalanan.
Pada akhirnya, MBC bukan hanya tentang belajar menjadi pemimpin yang lebih baik, tetapi juga tentang menemukan bahwa di tengah perbedaan local committee, seluruh AIESECers tetap terhubung oleh tujuan dan nilai yang sama.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


