Sekitar 15 hingga 17 kilometer dari pusat Kota Purwokerto, di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, berdiri hutan pinus yang pohon-pohonnya sudah berumur lebih dari 30 tahun.
Kawasan ini berada di ketinggian sekitar 750 mdpl di lereng selatan Gunung Slamet, sehingga suhu di sini sudah terasa berbeda dari kota begitu Kawan masuk ke kawasan hutannya. Pagi dan sore hari, kabut kerap turun dan udara menjadi lebih dingin.
Hutan Pinus Limpakuwus mulai dibuka sebagai destinasi wisata pada 15 Desember 2018 dan dikelola oleh Kelompok Kerja Wisata Desa Limpakuwus bekerja sama dengan Perum Perhutani KPH Banyumas Timur melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan Ardi Rahayu.
Sejak dibuka, kawasan ini cepat ramai terutama di akhir pekan dan musim liburan, sebagian besar karena foto-foto yang dibagikan pengunjung di media sosial membuat namanya menyebar lebih cepat ke berbagai daerah.
Yang membuat Limpakuwus berbeda dari hutan wisata biasa adalah kelengkapan wahana yang ada di dalamnya. Di antara pohon pinus yang menjulang, Kawan bisa mencoba berbagai aktivitas luar ruangan, naik ATV, berkemah, atau sekadar duduk di tepi kolam terapi ikan sambil mendengarkan suara angin di antara pepohonan.
Sekilas Mengenai Hutan Pinus Limpakuwus
Lahan seluas 10 hektar ini milik Perhutani dan dikelola oleh masyarakat desa setempat. Sebelah hutan ini merupakan padang rumput milik Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Kementerian Pertanian, sehingga bila sapi sedang keluar ke padang, pemandangan dari dalam hutan pinus menjadi lebih menarik lagi.
Kawasan ini juga bersebelahan dengan Telaga Sunyi Baturraden, sehingga Kawan yang datang ke Purwokerto bisa menggabungkan keduanya dalam satu rute perjalanan. Jalur menuju Limpakuwus melewati kawasan Wana Wisata Baturraden, dengan jalan naik turun dan pepohonan di kanan kiri yang sudah membuat suasananya terasa berbeda dari pusat kota.
Dalam satu bulan, Limpakuwus bisa didatangi 6.000 hingga 8.000 pengunjung, sedangkan saat akhir pekan angkanya bisa mencapai 400 hingga 500 orang per hari.
Daya Tarik Utama Hutan Pinus Limpakuwus
Limpakuwus menawarkan beberapa hal sekaligus yang membuat satu kunjungan bisa diisi dengan berbagai cara tergantung selera dan siapa yang diajak.
Wahana seluncuran adalah bagian yang paling banyak menarik perhatian. Kawan berseluncur menggunakan ban khusus melewati jalur yang dikelilingi barisan pohon pinus, dengan bagian dasar seluncurannya yang dibuat berwarna-warni. Harga wahana ini Rp15.000 per orang. Di ujung seluncuran juga tersedia spot foto yang sering dimanfaatkan pengunjung.
Terapi ikan juga tersedia di kawasan ini. Kawan cukup duduk di tepi kolam, mencelupkan kaki, dan ikan kecil akan mengerubuti telapak kaki dengan sensasi yang terasa seperti digelitik. Sambil terapi, pemandangan hijau dan udara hutan pinus menemani suasana.
Fasilitas ATV bisa dicoba dengan biaya sekitar Rp20.000 untuk empat putaran, sedangkan wahana outbound tersedia dengan tarif Rp20.000 hingga Rp25.000. Bagi yang datang bersama anak-anak, tersedia taman bermain dengan berbagai permainan termasuk mobil-mobilan, perosotan, dan hammock, dengan tiket Rp10.000 hingga Rp15.000.
Bagi yang ingin bermalam, area perkemahan tersedia di tengah hutan dengan biaya Rp20.000 per tenda. Kawan yang tidak membawa tenda bisa menyewanya dengan harga Rp85.000. Berkemah di sini berarti malam hari dikelilingi pohon pinus dengan udara dingin yang menusuk, sehingga siapkan jaket dan pakaian hangat secara memadai.
Area bersantai juga bisa digunakan sebagai spot foto dengan latar hutan pinus tanpa dikenakan biaya tambahan. Kawasan ini juga cukup sering dijadikan lokasi foto pranikah oleh para calon pengantin.
Akses Menuju Hutan Pinus Limpakuwus
Dari Alun-Alun Purwokerto, jarak ke Limpakuwus sekitar 15 hingga 17 kilometer dengan waktu tempuh 30 hingga 40 menit. Rutenya adalah menuju Jalan Raya Baturaden, mengikuti jalur hingga bertemu Tugu Bunderan Terminal Baturaden, lalu belok kanan. Terus ikuti jalan sampai persimpangan antara Jalan Raya Baturaden dan Jalan Peternakan, ambil kanan, lalu ikuti petunjuk jalan menuju Limpakuwus.
Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa masuk ke lokasi ini. Kondisi jalan menuju lokasi sudah beraspal dan cukup baik, meskipun ada beberapa bagian yang menanjak.
Jam Operasional dan Harga Tiket
Hutan Pinus Limpakuwus buka setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Tiket masuk Rp17.500 di hari kerja dan Rp20.000 di akhir pekan. Wahana di dalamnya dikenakan biaya terpisah sesuai pilihan. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari dan di luar musim liburan agar suasananya lebih tenang dan kabut masih bisa dinikmati.
Ayo Berkunjung ke Hutan Pinus Limpakuwus!
Limpakuwus cocok untuk Kawan GNFI yang sedang berada di Purwokerto dan ingin sejenak keluar dari suasana kota. Datang pagi hari, siapkan jaket karena udaranya cukup dingin, dan bawa semangat untuk mencoba aktivitas luar ruangan yang ada. Kalau datang bersama keluarga, wahana permainan anak dan seluncuran pelangi bisa jadi pilihan yang langsung disambut hangat.
Jadi, kapan Kawan mau berkunjung ke Hutan Pinus Limpakuwus?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


