indonesia jadi produsen beras terbesar di asean apa strateginya - News | Good News From Indonesia 2026

Indonesia Jadi Produsen Beras Terbesar di ASEAN, Apa Strateginya?

Indonesia Jadi Produsen Beras Terbesar di ASEAN, Apa Strateginya?
images info

Area persawahan | Unsplash/Qdal Studio


“Tak kenyang kalau tak makan nasi.”

Ungkapan seperti ini lumrah didengar di telinga masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, nasi sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia secara luas sejak lama.

Masifnya konsumsi nasi otomatis membuat jumlah produksi harus besar. Hal ini membuat pemerintah berupaya untuk menyegerakan swasembada beras nasional agar kebutuhan dalam negeri tetap aman.

Menariknya, laporan dari United States Department of Agriculture (USDA) menyebutkan bahwa Indonesia ternyata berada di posisi ke-4 sebagai produsen beras terbesar di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa sektor agraria nasional tumbuh dengan baik dan mampu bersaing secara luas.

Negara Produsen Beras Terbesar di Dunia

Disadur dari situs resmi USDA, berikut adalah daftar 10 negara produsen beras terbesar di dunia berdasarkan jumlahnya (ton):

  1. India: 152 juta ton

  2. Tiongkok: 146,33 juta ton

  3. Bangladesh: 37,65 juta ton

  • Indonesia: 33,8 juta ton

  • Vietnam: 26,2 juta ton

  • Thailand: 20,7 juta ton

  • Filipina: 12,2 juta ton

  • Myanmar: 12 juta ton

  • Pakistan: 9,4 juta ton

  • Kamboja: 8,2 juta ton

  • Dilihat dari data di atas, jelas bahwa sepuluh besar negara produsen beras di dunia berasal dari Asia, khususnya Asia Tenggara. Kawasan Asia Tenggara memang memiliki tanah yang subur, sehingga proses tanam hingga panen padi menjadi lebih optimal.

    Indonesia juga menjadi produsen beras terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan total 33,8 juta ton. Jumlah ini sama dengan enam persen dari total produksi beras dunia.

    baca juga

    Provinsi dengan Jumlah Produksi Padi Terbesar

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Pulau Jawa menjadi lumbung pangan utama nasional. Tiga provinsi di Pulau Jawa saja telah menyumbang sekitar 50% dari total produksi padi nasional.

    Berikut adalah daftar 10 besar provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia berdasarkan data yang dikeluarkan BPS:

    1. Jawa Barat: 1,19 juta ton

  • Jawa Timur: 716,63 ribu ton

  • Jawa Tengah: 580,8 ribu ton

  • Sulawesi Selatan: 415,7 ribu ton

  • Nusa Tenggara Timur (NTT): 290,24 ribu ton

  • Lampung: 252,14 ribu ton

  • Sumatra Selatan: 222,35 ribu ton

  • Aceh: 155,74 ribu ton

  • Nusa Tenggara Barat (NTB): 153,67 ribu ton

  • Sumatra Utara: 136,45 ribu ton

  • Apa Strategi Indonesia?

    Demi mewujudkan cita-cita swasembada pangan nasional, pemerintah meresmikan empat Inpres/Perpres guna mempercepat target tersebut. Disadur dari Kementerian Pertanian, pemerintah mulai menggalakkan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, dan operasi pemeliharaan jaringan irigasi sektor persawahan.

    Selain itu, lahan-lahan pun mulai dioptimalisasi dengan diberikan fasilitas penunjang. Hal ini dilakukan agar indeks pertanaman meningkat dari satu kali menjadi tiga kali.

    baca juga

    Tak berhenti di situ, alat mesin pertanian (alsintan) modern seperti traktor, drone sprayer, dan combine harvester pun digalakkan untuk memangkas biaya produksi dan mempercepat proses pengolahan sampai panen nanti.

    Disadur dari Kementerian Pertanian, pemerintah memangkas regulasi yang menghambat untuk mempercepat distribusi pupuk. Harganya pun ikut diturunkan untuk memastikan petani mendapatkan sarana produksi tepat waktu.

    Di sisi lain, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) juga ditetapkan agar kesejahteraan petani meningkat. Ini juga dilakukan agar produksi beras bisa meningkat secara berkelanjutan.

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

    FA
    Tim Editorarrow

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.