Menjaga kesehatan kini tidak lagi hanya berkaitan dengan berat badan atau kebugaran fisik. Semakin banyak orang mulai memahami bahwa kesehatan yang baik juga berpengaruh terhadap kondisi kulit, suasana hati, hingga rasa percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, pendekatan hidup sehat yang menyeluruh atau holistik semakin mendapat perhatian, terutama di kalangan masyarakat perkotaan yang menghadapi berbagai tantangan gaya hidup modern.
Menyambut Global Wellness Day yang diperingati setiap 13 Juni, berbagai kegiatan yang mengangkat tema kesehatan dan perawatan diri mulai digelar. Salah satunya melalui program Wellness Day “Glow Up: Steal the Spotlight” yang berlangsung di Jakarta dan Surabaya. Kegiatan ini menggabungkan olahraga, edukasi kesehatan, serta perawatan diri dalam satu rangkaian acara yang bertujuan mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Kesehatan dan Kepercayaan Diri Berawal dari Kebiasaan Sehari-hari
Perubahan pola pikir masyarakat terhadap kesehatan terlihat dari semakin tingginya minat terhadap aktivitas yang mendukung keseimbangan tubuh dan pikiran. Tidak sedikit orang yang kini mulai memperhatikan pola makan, rutin berolahraga, menjaga kualitas tidur, hingga meluangkan waktu untuk merawat diri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup.
Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim, mengatakan bahwa kesadaran untuk merawat diri secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, banyak orang mulai memahami bahwa tampil baik tidak hanya ditentukan oleh faktor penampilan luar, tetapi juga kondisi tubuh yang sehat dari dalam.
“Saat ini, kami melihat lebih banyak orang semakin sadar pentingnya merawat diri secara menyeluruh, tidak hanya untuk tampil menarik, tetapi juga untuk merasa lebih baik dari dalam,” ujar Noviana.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan diri yang kuat tidak dibangun dalam waktu singkat, melainkan melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. “Kami juga percaya kepercayaan diri yang kuat dibangun dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menjaga pola makan, aktif bergerak, hingga lebih mindful dalam merawat diri,” katanya.
Pandangan tersebut sejalan dengan konsep wellness yang menempatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional sebagai bagian yang saling terhubung. Ketika seseorang mampu menjaga ketiganya secara seimbang, dampaknya dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk produktivitas dan kualitas hidup.
Kulit Sehat Dipengaruhi Faktor dari Dalam Tubuh
Salah satu topik yang banyak mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah hubungan antara gaya hidup dan kesehatan kulit. Selama ini, kesehatan kulit sering dikaitkan dengan penggunaan produk perawatan atau tindakan estetika. Namun, para ahli menilai kondisi kulit juga sangat dipengaruhi oleh faktor internal yang sering kali luput dari perhatian.
Dalam sesi edukasi, dr. Annisa Anjani Ramadhan, Sp.D.V.E., menjelaskan bahwa pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, hingga konsumsi gula dapat memengaruhi kondisi kulit. Menurutnya, kulit sebagai organ terbesar tubuh membutuhkan dukungan nutrisi yang cukup agar dapat menjalankan fungsinya dengan optimal.
“Kulit sehat sangat bergantung dengan apa yang kita konsumsi dan bagaimana gaya hidup kita,” kata dr. Annisa. Ia menjelaskan bahwa nutrisi seperti kolagen, vitamin A dan C, serta antioksidan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit.
“Nutrisi seperti kolagen, vitamin A dan C, serta antioksidan memiliki peran penting dalam menjaga elastisitas dan kesehatan kulit, sementara kebiasaan seperti tidur cukup dan olahraga juga memiliki pengaruh yang signifikan,” lanjutnya.
Selain itu, dr. Annisa mengingatkan bahwa konsumsi gula berlebih dapat memberikan dampak langsung terhadap kondisi kulit. Salah satunya melalui proses glycation, yaitu ketika gula berikatan dengan kolagen sehingga mengurangi elastisitas kulit dan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan. Kadar gula yang tinggi juga dapat memicu peningkatan produksi minyak dan memperparah peradangan yang berkaitan dengan masalah kulit tertentu.
Momentum Mengadopsi Gaya Hidup Lebih Sehat
Melalui berbagai aktivitas olahraga, edukasi kesehatan, hingga sesi perawatan diri yang dihadirkan dalam Wellness Day, masyarakat diajak memahami bahwa kesehatan merupakan hasil dari berbagai kebiasaan yang saling mendukung. Menjaga pola makan, aktif bergerak, mengelola stres, serta memiliki waktu istirahat yang cukup menjadi bagian dari upaya membangun kesehatan yang berkelanjutan.
Global Wellness Day pun menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa hidup sehat tidak hanya bertujuan menjaga penampilan, tetapi juga mendukung kualitas hidup secara keseluruhan. Seperti disampaikan Noviana, “Kami ingin mengajak masyarakat membangun fondasi tersebut agar bisa tampil optimal dalam setiap peran yang dijalani.”
Pesan yang ingin disampaikan sederhana, yakni kesehatan yang baik tidak hadir secara instan. Ia tumbuh dari keputusan-keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari, mulai dari apa yang dikonsumsi, bagaimana tubuh dirawat, hingga bagaimana seseorang menjaga keseimbangan antara aktivitas dan waktu untuk dirinya sendiri.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


