Kekuatan paspor Indonesia saat ini cukup lemah jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lain, yaitu Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, serta Thailand.
Berdasarkan pemeringkatan global dari situs Passport Index per Senin, 20 April 2026, Indonesia berada di peringkat 56. Terpaut jauh dengan negara tetangga, yaitu Singapura di peringkat 2 dan Malaysia di peringkat 3.
Paspor Indonesia memiliki mobility score 89 dengan akses bebas visa 42 negara, Visa on Arrival 40 negara, eTa 7 negara, dan 109 negara yang memerlukan visa. Adapun untuk cakupan jangkauan dunia mencapai 45%.
Berikut daftar negara bebas visa terbaru beserta daftar negara yang perlu VoA, yang bisa Kawan GNFI jadikan acuan untuk merencanakan liburan.
Daftar Negara Bebas Visa
Melansir dari situs Passport Index, berikut 42 daftar negara bebas visa untuk pemegang paspor Indonesia:
- Angola (30 hari)
- Barbados (90 hari)
- Belarus (30 hari)
- Brazil (30 hari)
- Brunei (14 hari)
- Cambodia (30 hari)
- Chile (90 hari)
- Colombia (90 hari)
- Dominica (21 hari)
- Ecuador (90 hari)
- Fiji (120 hari)
- Gambia (90 hari)
- Guyana (30 hari)
- Haiti (90 hari)
- Hong Kong (30 hari)
- Iran (15 hari)
- Kazakhstan (30 hari)
- Kiribati (90 hari)
- Laos (30 hari)
- Macao (30 hari)
- Malaysia (30 hari)
- Mali (30 hari)
- Micronesia (30 hari)
- Morocco (90 hari)
- Myanmar (14 hari)
- Namibia (30 hari)
- Palestinian Territories (Tanpa batasan khusus)
- Peru (180 hari)
- Philippines (30 hari)
- Rwanda (90 hari)
- Serbia (30 hari)
- Singapore (30 hari)
- St. Vincent and the Grenadines (90 hari)
- Suriname (90 hari)
- Tajikistan (30 hari)
- Thailand (60 hari)
- Timor-Leste (30 hari)
- Tunisia (90 hari)
- Türkiye (30 hari)
- Uzbekistan (30 hari)
- Venezuela (90 hari)
- Vietnam (30 hari)
Daftar Negara dengan Visa on Arrival
Selain negara-negara yang bebas visa, terdapat juga negara yang bisa dikunjungi dengan Visa on Arrival (VoA). VoA adalah visa yang didapatkan langsung di bandara maupun pelabuhan negara tujuan.
Saat ini juga terdapat e-Visa yaitu visa elektronik yang diurus secara online sebelum tiba atau berangkat ke negara tujuan.
Berikut daftar negara dengan VoA dan kemudahaan mengurus e-Visa yang bisa dikunjungi WNI:
- Armenia (e-Visa/VoA 120 hari)
- Azerbaijan (e-Visa/VoA 30 hari)
- Bangladesh (VoA 30 hari)
- Bolivia (e-Visa)
- Burundi (e-Visa/VoA 30 hari)
- Comoros (VoA 45 hari)
- Congo (Dem. Rep.) (e-Visa 7 hari)
- Cuba (e-Visa 90 hari)
- Djibouti (e-Visa/VoA 90 hari)
- Equatorial Guinea (e-Visa)
- Ethiopia (e-Visa/VoA 90 hari)
- Gabon (e-Visa 90 hari)
- Guinea (e-Visa 90 hari)
- Guinea-Bissau (VoA 90 hari)
- India (e-Visa 30 hari)
- Jordan (e-Visa/VoA 30 hari)
- Kyrgyzstan (e-Visa/VoA 30 hari)
- Madagascar (e-Visa/VoA 90 hari)
- Malawi (e-Visa/VoA 30 hari)
- Maldives (VoA 30 hari)
- Marshall Islands (VoA 90 hari)
- Mauritania (e-Visa 90 hari)
- Mauritius (VoA 60 hari)
- Nepal (e-Visa/VoA 150 hari)
- Nigeria (e-Visa 90 hari)
- Oman (e-Visa/VoA 30 hari)
- Palau (VoA 30 hari)
- Papua New Guinea (e-Visitors 60 hari)
- Paraguay (VoA 30 hari)
- Qatar (e-Visa/VoA 30 hari)
- Russian Federation (e-Visa 30)
- Samoa (VoA 90 hari)
- Sierra Leone (e-Visa/VoA 30 hari)
- South Sudan (e-Visa 90 hari)
- Tanzania (e-Visa/VoA)
- Togo (e-Visa 15 hari)
- Tuvalu (VoA 30 hari)
- Uganda (e-Visa)
- Ukraine (e-Visa)
- Zimbabwe (e-Visa/VoA 90 hari)
Selain negara yang bebas visa dan perlu e-Visa atau VoA, terdapat juga beberapa negara yang memerlukan Electronic Travel Authorization (eTA).
eTA adalah persyaratan masuk elektronik yang terhubung secara digital ke paspor untuk masuk ke negara tujuan. Penggunaan eTA diperlukan untuk wisatawan yang sebenarnya bebas visa, tetapi tetap perlu mendaftar secara online sebelum berangkat.
Beberapa negara yang memerlukan eTA untuk pemegang paspor Indonesia, yaitu Kenya, Mozambique, Saint Kitts and Nevis, dan Sri Lanka.
Kemudian, ada juga Pre-Enrollment untuk Cote d’Ivoire (Ivory Coast), Visa Waiver untuk Japan, dan Tourist Registration untuk Seychelles.
Dengan kekuatan paspor Indonesia saat ini, masih ada 109 negara yang memerlukan visa untuk dikunjungi. Negara-negara tersebut sebagian besar merupakan kawasan Eropa, Amerika Serikat, hingga China.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


