Kisah kucing gemuk dan kucing kurus adalah salah satu cerita rakyat dari Yogyakarta. Cerita rakyat ini berkisah tentang seekor kucing kurus bernama Cemani yang mendapatkan pelajaran berharga ketika mengikuti kucing gemuk.
Pelajaran apa yang didapatkan oleh Cemani dalam kisah tersebut?
Kisah Kucing Gemuk dan Kucing Kurus, Cerita Rakyat dari Yogyakarta
Dilansir dari buku Antologi Cerita Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta, alkisah pada zaman dahulu hiduplah seorang nenek tua yang miskin. Dia hanya hidup seorang diri dan ditemani seekor kucing kurus saja.
Kucing kurus sang nenek ini bernama Cemani. Sehari-hari dia diberi makan seadanya oleh sang nenek.
Meskipun demikian, Cemani tetap senang tinggal bersama sang nenek. Dia bersyukur sang nenek sudah mau merawat dirinya sejak kecil.
Pada suatu hari, Cemani pergi berjalan-jalan jauh dari rumah sang nenek. Di tengah jalan, dia bertemu dengan seekor kucing gemuk.
Percakapan terjadi di antara kedua kucing tersebut. Cemani bertanya mengapa kucing tersebut bisa memiliki tubuh yang gemuk.
Kucing itu berkata jika dia selalu mendapatkan makanan lezat di rumah tuannya. Bahkan dia juga sering memakan ayam goreng yang dimasak oleh tuannya.
Cemani merasa terpana mendengarkan cerita itu. Sebab dia tidak pernah mendapatkan makanan semewah itu sebelumnya.
Dia hanya bisa berburu tikus-tikus yang ada di rumah sang nenek. Keberadaan tikus pun sudah mulai berkurang karena sudah dia habisi sedari kecil.
Cemani kemudian menceritakan kondisi yang dia alami. Dia iri dengan kucing gemuk yang bisa mendapatkan banyak makanan sehari-harinya.
Kucing gemuk merasa prihatin melihat hal itu. Dia mengajak Cemani untuk tinggal di rumah tuannya.
Cemani tergoda dengan ajakan tersebut. Dia pun kembali pulang untuk meminta izin pada sang nenek.
Begitu sampai di rumah, Cemani menceritakan apa yang baru saja dia alami pada sang nenek. Selain itu, Cemani juga menyusun kata-kata di kepalanya agar bisa pergi dari rumah itu dan ikut bersama kucing gemuk.
Di akhir percakapan, Cemani akhirnya menyampaikan maksud sebenarnya. Sang nenek hanya bisa tersenyum mendengar permintaan kucing kesayangannya itu.
Sang nenek mempersilahkan Cemani perg. Apalagi dia memang hanya bisa menyediakan makan seadanya untuk kucing kurus tersebut.
Namun sang nenek menitipkan sebuah pesan pada Cemani. Dia meminta Cemani untuk mencari makan dengan jujur dan tidak pernah mencuri.
Akhirnya Cemani pergi ke rumah kucing gemuk. Kebetulan saat itu tuan dari kucing gemuk tengah mengadakan pesta besar.
Kucing gemuk langsung mengajak Cemani ke dalam. Dia berkata bahwa mereka mesti sigap ketika para pengunjung lengah.
Cemani tentu heran mendengar perkataan kucing gemuk. Ternyata kucing gemuk berniat untuk mencuri lauk yang ada di pesta itu.
Hal ini tentu tidak pernah dialami Cemani sebelumnya. Sebab sang nenek selalu menyediakan makanan untuknya.
Namun karena sudah merasa kelaparan, Cemani hanya bisa ikut begitu saja. Ketika momen yang tepat, kedua kucing ini langsung lari ke atas meja makan.
Ternyata tuan kucing gemuk sudah mengintai mereka. Dengan sigap tuan kucing gemuk memukul kedua kucing tersebut secara bersamaan.
Cemani dan kucing gemuk akhirnya terpental akibat pukulan tersebut. Dengan tubuh kesakitan, mereka akhirnya melarikan diri dari pesta itu.
Kejadian ini tidak ingin diulangi oleh Cemani lagi. Dia sadar jika harus bersyukur dengan kondisi yang dialaminya.
Meskipun bertubuh kurus, setidaknya Cemani mendapatkan makanan dengan cara yang baik. Lain halnya dengan kucing gemuk yang mendapatkan makan dengan cara mencuri.
Akhirnya Cemani kembali pulang ke rumah sang nenek. Sejak saat itu, dia tidak pernah lagi merasa iri dan selalu bersyukur atas apa yang sudah didapatkan selama ini.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


