menyala pantiku agak laen 2 resmi turun layar setelah cetak sejarah - News | Good News From Indonesia 2026

Menyala Pantiku! Agak Laen 2 Resmi Turun Layar Setelah Cetak Sejarah

Menyala Pantiku! Agak Laen 2 Resmi Turun Layar Setelah Cetak Sejarah
images info

Menyala Pantiku! Agak Laen 2 Resmi Turun Layar Setelah Cetak Sejarah


Empat bulan lebih, Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga berhasil bikin jutaan orang rela antre di bioskop. Tapi kini, perjalanan panjang itu resmi berakhir.

Agak Laen: Menyala Pantiku resmi pamit dari bioskop setelah 132 hari penayangan, mengumpulkan 11.000.866 penonton, dan menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa. Pengumuman turun layar ini disampaikan Imajinari selaku rumah produksi lewat unggahan di media sosial pada Rabu (8/4).

"Terima kasih pasukan. Terima kasih Indonesia!" tulis mereka singkat, tapi penuh makna mendalam. Dan bagi jutaan penonton yang sudah menemani perjalanan film ini sejak hari pertama, kalimat itu terasa seperti pelukan hangat di akhir sebuah petualangan yang luar biasa.

 

Perjalanan yang Nggak Main-main, Menggulingkan Raja yang Sudah Tujuh Tahun Berkuasa

Agak Laen: Menyala Pantiku! bukan film yang butuh waktu lama untuk pemanasan. Film ini mulai tayang di bioskop Tanah Air pada 27 November 2025. Sejak hari pertama, langsung menunjukkan performa kuat dengan meraih 272.846 penonton dalam satu hari. Dalam tiga hari penayangan, jumlah penontonnya langsung menembus angka 1 juta, menjadi salah satu pembuka terkuat untuk film Indonesia.

Setelah itu, angkanya terus naik bahkan ketika banyak yang sudah menganggap momentum film ini bakal meredup, nyatanya tidak. Penonton terus berdatangan, dari minggu ke minggu, bulan ke bulan. Setelah tayang di bioskop selama 104 hari, Agak Laen: Menyala Pantiku! meraih total 10.980.933 penonton. Melampaui jumlah penonton Avengers: Endgame yang sebelumnya mencatatkan 10.976.388 penonton di Indonesia.

Kemenangan ini menandai pertama kalinya dalam sejarah modern perfilman Indonesia, karya lokal mampu menumbangkan rekor penonton tertinggi yang sebelumnya digenggam erat film blockbuster Hollywood. Keberhasilan menyalip angka Endgame yang bertahan hampir tujuh tahun ini bukan sekadar rekor, ini sinyal kuat bahwa film Indonesia sudah jadi tuan rumah yang tak tertandingi di negaranya sendiri.

Kabar pencapaian ini dibagikan melalui unggahan video di akun Instagram resmi @imajinari.id, dimana sutradara Muhadkly Acho bersama para pemain tampak merayakan keberhasilan film mereka. "Pada penayangan hari ke-104, film Agak Laen: Menyala Pantiku! dinyatakan sebagai film terlaris sepanjang masa di Indonesia," ujar Acho dalam video tersebut.

Dan Acho sendiri merespons pencapaian itu dengan cara yang sangat membumi. "Kami sih selalu sama. Sama-sama sepakat kalau begitu ini sudah selesai tayang, ya udah kita tutup buku, lupain 10 jutanya, lupain 9 jutanya. Balik lagi have fun seperti dulu kami memulai ini," ujarnya.

Ceritanya Sendiri Seperti Apa?

Agak Laen: Menyala Pantiku! menceritakan petualangan baru bagi kuartet komika Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga, yang kali ini berprofesi sebagai detektif yang selalu gagal. Mereka mendapat kesempatan terakhir untuk membuktikan diri dengan menjalankan misi menyamar di sebuah panti jompo misterius untuk memburu seorang buronan kasus pembunuhan yang bersembunyi di antara para lansia. Penyamaran mereka memicu berbagai kekacauan dan komedi situasi yang absurd.

Premis yang kedengarannya absurd, empat detektif gagal menyamar di panti jompo ternyata justru jadi kekuatan terbesar film ini. Film ini turut dibintangi Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Chew Kin Wah, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan Tissa Biani, melengkapi chemistry yang sudah terbangun sejak film pertama.

Humor situasional yang dibangun secara konsisten, dipadukan dengan karakter-karakter yang mudah dikenali, menjadi daya tarik utama Agak Laen: Menyala Pantiku!, membuat film ini mampu menjangkau berbagai segmen penonton dan menciptakan efek promosi dari mulut ke mulut yang kuat.

Meski sudah turun layar, Imajinari memastikan kisah Agak Laen belum selesai. "Sampai jumpa di film Agak Laen berikutnya," tulis mereka dan dengan pencapaian sebesar ini, rasanya sulit untuk tidak menunggu.

Secara jumlah hari penayangan, Agak Laen: Menyala Pantiku! juga bertahan lebih lama daripada KKN di Desa Penari yang sempat bertahan di bioskop lebih dari 90 hari. Dengan total akhir lebih dari 11 juta penonton, posisinya di puncak sejarah perfilman Indonesia akan sangat sulit digeser dalam waktu dekat.

Selamat, Pasukan. Kalian memang menyala.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Meita Astaningrum lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Meita Astaningrum.

MA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.