mengubah kotoran menjadi kesejahteraan masyarakat bagaimana caranya - News | Good News From Indonesia 2018

Mengubah Kotoran Menjadi Kesejahteraan Masyarakat, Bagaimana Caranya?

Mengubah Kotoran Menjadi Kesejahteraan Masyarakat, Bagaimana Caranya?
images info

Kotoran hewan untuk bahan bakar terbarukan ยฉ Our Better World


โ€œBiasanya kami habis gas antara 1,5 hingga 2 juta rupiah untuk Elpiji untuk pasteurisasi susu sapi, sekarang jadi nol rupiah,โ€ ujar Theresia Rukyatun, pemilik usaha sapi perah dan susu sapi olahan kecil di Yogyakarta.

โ€œPemasangan biogas itu menjadikan kami lebih maksimal karena tidak perlu pergi beli gas. Jadi dari keuntungan kita tidak pakai anggaran Elpiji, kami bisa membuat karyawan lebih sejahtera dan berinvestasi pada fasilitas penjualan susu.โ€

Theresia merupakan salah satu dari 10.000 petani dan pemilik usaha kecil menengah (UKM) yang telah menggunakan biogas untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Theresia dibantu oleh Yayasan Rumah Energi untuk membangun reaktor biogas di rumahnya.

Theresia Rukyatun, pemilik usaha sapi perah dan susu sapi olahan kecil menggunakan biogas untuk bisnisnya. Foto: Our Better World
info gambar

Theresia Rukyatun, pemilik usaha sapi perah dan susu sapi olahan kecil menggunakan biogas untuk bisnisnya. Foto: Our Better World


Yayasan Rumah Energi merupakan organisasi yang bertujuan untuk membantu masyarakat mengelola kotoran organik. Salah satu programnya, Biogas Rumah (BIRU), mendorong penggunaan biogas sebagai energi berkelanjutan untuk UKM dan rumah tangga.

Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari kotoran ternak melalui proses anaerobik, kemudian dialirkan ke rumah tangga untuk kebutuhan energi memasak dan penerangan. Ampas biogas juga digunakan untuk menyuburkan lahan dan meningkatkan produksi tanaman budi daya.

โ€œTujuan besarnya adalah melindungi, menjaga, dan menyelamatkan lingkungan,โ€ kata Wilhelmus Leang, Yayasan Rumah Energi pada Our Better World, program kisah inspiratif dari Singapore International Foundation.

Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari kotoran ternak melalui proses anaerobik, kemudian dialirkan ke rumah tangga untuk kebutuhan energi memasak dan penerangan. Foto: Our Better World
info gambar

Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari kotoran ternak melalui proses anaerobik, kemudian dialirkan ke rumah tangga untuk kebutuhan energi memasak dan penerangan. Foto: Our Better World


โ€œKarena gas metana yang keluar dari kotoran sapi itu sangat berbahaya, jauh berbahaya daripada asap knalpot, seperti dari mobil.โ€

Theresia bukanlah satu-satunya mendapat manfaat dari biogas. Di seluruh Indonesia, banyak petani dan pemilik usaha UKM menggunakan biogas untuk berbagai kebutuhan mereka, seperti produsen tahu dan tempe, peternak kambing, pembudidaya ikan, dan masih banyak lagi.

โ€œKita para peternak sebenarnya punya banyak sumber daya di sana, kita punya kotoran hewan yang bisa menghasilkan energi,โ€ kata Theresia pada Our Better World.

โ€œKita para peternak sebenarnya punya banyak sumber daya di sana, kita punya kotoran hewan yang bisa menghasilkan energi,โ€ kata Theresia. Foto: Our Better World
info gambar

โ€œKita para peternak sebenarnya punya banyak sumber daya di sana, kita punya kotoran hewan yang bisa menghasilkan energi,โ€ kata Theresia. Foto: Our Better World


Yayasan Rumah Energi berharap agar semakin banyak peternak dan pemilik UKM seperti Theresia yang mengadopsi praktek-praktek berkelanjutan.

โ€œKami melibatkan masyarakat untuk menggunakan energi terbarukan karena energi tersebut akan terus-menerus ada,โ€ kata Wilhemus. โ€œBiogas akan selalu tersedia selama limbah organik ada di bumi.โ€

Cari tahu lebih lanjut untuk mengetahui lebih lanjut mengenai program BIRU di seluruh Indonesia

Hubungi Yayasan Rumah Energi untuk mengetahui cara menggunakan biogas untuk rumah tangga dan usaha kecil dan menengah.

A story by Our Better World โ€“ telling stories of good to inspire action

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Indah Gilang Pusparani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Indah Gilang Pusparani.

IG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.